Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Kecamatan Kuranji Adakan Gebyar PAUD


Padang, fajarsumbar.com - Sebanyak 25 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar se-Kecamatan Kuranji ambil bagian berbagai lomba meriahkan gebyar PAUD di kecamatan tersebut, kemarin.

Gebyar PAUD yang diadakan di gedung Serbaguna Belimbing, Kuranji tersebut memperlombakan senam massal dan lomba kolase. Sekitar 600 peserta ambil bagian pada kegiatan yang dibuka Bunda PAUD Kota Padang, Hj.Harneli. Kegiatan itu juga dihadiri Bunda PAUD Kecamatan, Rachmadeny Dewi Putri.

Tampil juara pertama lomba gebyar PAUD, untuk senam massal juara I, PAUD Melati Pepaya, posisi kedua II, PAUD Anggrek 8 dan di tempat ketiga diraih PAUD Sayang Ibu.

Sedangkan lomba kolase tampil sebagai juara I, PAUD Tapian Bundo, peringkat II, PAUD Tunas Bangsa dan di tempat ketiga diraih PAUD Kasih Ibu.

Gebyar PAUD itu dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini, sekaligus menyiapkan generasi emas. Diharapkan mampu membentuk kreativitas anak dan menciptakan karya inovatif. Itu tak lepas dari pengasahan kreativitas anak memang harus dimulai sejak dini mungkin.

"Semoga dengan kegiatan gebyar PAUD ini dapat menyiapkan generasi emas, selain itu juga dapat meningkatkan mutu pendidikan anak," ujar Bunda Paud Kota Padang.

Ia sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan gebyar PAUD tersebut, karena hal tersebut berdampak positif terhadap pengembangan terutama untuk masa depan anak.

Kebiasaan anak-anak memang bermain, dan itu sudah menjadi kodratnya. Akan tetapi, permainan itu yang bisa mengandung nilai-nilai kreativitas, agar ketika anak-anak sudah mulai tumbuh, mereka mempunyai keterampilan.

“Kegiatan ini kami adakan untuk membangkitkan motivasi bermain dan belajar anak. Selain itu juga untuk mengembangkan kreativitas dan bakat anak," ujarnya.

Lebih dari itu, peran orang tua untuk mendidik anaknya sejak dini adalah sangat penting, terutama melalui media bermain. Dengan begitu, anak-anak mempunyai semangat belajar dan mampu berinovasi.

Kegiatan yang diikuti 600 anak itu juga dimaksdukan untuk memberikan motivasi kepada pendidik atau guru agar lebih mengenal potensi anak didiknya. Mengingat, itu sebagai dasar untuk pembentukan pendidikan karakter.

“Ketika gurunya sudah mengetahui bahwa anak didiknya mempunyai potensi, maka itu harus terus dibimbing dan dikembangkan. Peran serta masyarakat dalam hal ini juga sangat penting. Sebab, lingkungan sebagai tempat mereka bermain, juga harus mendukung upaya terbentuknya mental dan karakter anak,” tambahnya.(*)






Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *