Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

9 Kiat Indra Catri Sukseskan Dana Desa di Agam

Bupati Indra Catri bersama Tim Penilai Transparansi Dana Desa dan pemenang di Kabupaten Agam
Lubuk Basung, fajarsumbar.com - Tiap daerah memiliki kiat dan seni untuk mensukseskan pengelolaan dana desa. Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah menggunakan jurus jitu, berupa sembilan strategi yang merupakan kunci kesuksesan program dana desa di wilayahnya.

"Dana desa ini melibatkan uang negara dalam jumlah yang tidak sedikit. Jika kita abai menyiapkan strategi penggunaannya maka bisa-bisa jerat hukum yang akan menanti," kata Bupati Indra Catri saat menerima Tim Penilai Kompetensi dan Transparansi Dana Desa 2018, Kamis (29/11).

Sembilan strategi jitu itu terbagi dalam tiga kelompok besar. Kelompok pertama adalah meningkatkan kualitas SDM, penyediaan regulasi dan perencanaan yang baik dan efektif.

Tiga strategi kelompok kedua yaitu manajemen SDM, sistem kontrol yang terukur dan transparansi total. Tiga strategi kelompok terakhir adalah meningkatkan swadaya masyarakat berlipat-lipat, menguji program dengan kompetisi dan penilaian serta yang tidak boleh lupa memberikan reward dan menjatuhkan punishment.

Sembilan jurus itulah yang mengawal dana desa hingga tahun keempat di Kabupaten Agam. Ternyata, sembilan jurus Indra Catri ini terbukti ampuh. "Saat ini nagari kita minim pelanggaran administrasi, apalagi pelanggaran hukum. Kemudian capaian program meningkat dan yang terpenting adalah transparansi dan berbasis teknologi," kata Indra Catri, Candidat Doktor Ilmu Pemerintahan di STPDN Jakarta.

Untuk tahun 2018 ini dana yang mengucur di nagari  Kabupaten Agam makin besar. Dari anggaran dana desa jumlahnya Rp63,8 miliar untuk 82 nagari. Sedangkan alokasi dana nagari dari APBD Agam mencapai Rp83,3 miliar. "Sampai akhir Oktober pelaksanaan dana desa sudah lebih dari 70 persen. Insya Allah tercapai target 2018 di atas 92 persen," kata Sekda Agus Wanto yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Teddy Martha.

Tim Penilai Kompetensi dan Transparansi Dana Desa 2018 terdiri dari Penanggungjawab Kepala Dinas PMD Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM., Ketua Tim Drs. Rusdi Lubis, M. Si. (Pamong Senior), Heranof Firdaus (PWI Sumbar), Zulnadi, SH. (PWI Sumbar), Gusfen Khairul (PWI Sumbar), Khairul Anwar, SH.,MH (Konsultan Pendamping Wilayah) dan Drs. Akral, MM (Staf DPMD Sumbar).

Seusai ekspose dan tanya jawab dengan Bupati Indra Catri bersama SKPD terkait, Tim Penilai melanjutkan penilaian kepada Nagari Koto Baru, Kecamatan Baso. Dalam eksposenya Walinagari Zul Endri menyatakan tekad nagarinya menuju nagari yang cerdas, agamais, lestari, indah, makmur dan sejahtera dalam masyarakat madani. (gk)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *