Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Lantik Taruna SMKN 1 Koto Baru Dharmasraya, Gubernur Sumbar Tekankan pada Kedisiplinan

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melantik taruna siswa SMKN 1 Koto Baru Dharmasraya, Sabtu (24/11). (melati)

Dharmasraya, fajarsumbar.com - Gubernur Sumbar Irwan Prayitno resmi melantik 365 siswa SMKN 1 Kota Baru, Dharmasraya sebagai Taruna Taruni. Tak hanya itu, sekaligus juga dilakukan launching Technopark.

Pada pelantikan angkatan pertama itu,  Irwan mengatakan, kedisiplinan adalah target utama pendidikan karakter taruna. Sebab kesuksesan dimana pun kata kuncinya adalah disiplin.

"Liat di pemerintahan, swasta, TNI, Polri, pengusaha, dan pertanian, mereka sukses pasti karena disiplin," ucap gubernur di Lapangan SMKN 1 Koto Baru, Dharmasraya, Sabtu (24/11).

Menurut Irwan, siswa yang juara pasti mereka yang disiplin. Namun sebaliknya yang gagal adalah siswa pemalas. Tinggal pilih mau sukses atau gagal.

"Kalau sungguh-sungguh Allah berikan jalan. Disiplin adalah kata kunci," katanya.

Selain disiplin, kunci kesuksesan adalah beretika. Contohnya saja, menghargai orangtua, guru dan berprilaku sopan santun, kesemua hal itu harus ada dalam diri seorang siswa taruna.

"Dari bulan Juni ananda dilatih dan didik. Mulai saat ini apa yang sudah diajarkan tersebut harus terwarnai dalam kesaharian," ucapnya.

Gubernur berharap agar SMKN 1 Koto Baru dapat menjadi percontohan bagi sekolah di Sumbar. Menjadikan pendidikan Taruna untuk menciptakan siswa yang berkarakter.

"Provinsi jumlah sekolah SMA/SMK ada ratusan. Saya lihat yang menggunakan pendekatan dengan disiplin seperti taruna baru SMKN 1 Koto Baru ini. Mudah-mudahan upaya dari sekolah mendidik dengan karakter taruna bisa menjadi contoh, sehingga ditiru sekolah lain," tuturnya.

Tak ingin hanya menjadi kegiatan seremonial saja, gubernur menantang SMKN 1 Koto Baru Dharmasraya harus memberikan bukti nyata atas pelatihan taruna yang telah diberikan.

"Kita ingin bukti, tentunya dengan anak didik berhasil dan berprestasi. Kalau tidak ada hasilnya, maka gaya-gayaan namanya. Kita tidak butuh itu," jelasnya.

Agar hasil yang diharapkan dapat berjalan maksimal, Irwan meminta agar guru dan kepala sekolah terus mengawal dan mengawasi. Guru harus menjadi contoh teladan yang baik bagi siswa.

"Bukti berhasilnya bisa langsung bekerja di berbagai bidang, setelah lulus SMK. Jadilah siswa berprestasi membuat bangga para orangtua, " imbaunya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMKN 1 Koto Baru, Dharmasraya Taufik Hidayat menuturkan, menuturkan mulai tahun ini SMKN1 Koto Baru menerapkan pendidikan karakter melalui pola ketarunaan.

Menurutnya ada perbedaan antara SMKN 1 Koto Baru dengan sekolah taruna khusus yang mengutamakan fisik, kesempurnaan tubuh dan ketinggian badan. Sementara SMKN 1 Koto Baru menggunakan pola ketarunaan untuk membentuk karakter baik untuk menjadi dasar meraih kesuksesan di masa depan.

"Mereka dilatih kebugaran, kedisiplinan, serta keimanan dan ketakwaan," kata Taufik. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *