Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Lestarikan Budaya, Sawahlunto Gelar Multicultural Festival

Randai Tuah Saiyo dari Nagari Talawi saat tampil pada Sawahlunto Multicultural Festival. (adrial)



Sawahlunto, fajarsumbar. com -Pemerintah Kota Sawahlunto sangat konsen dalam pelestarian budaya daerah. Hal itu dibuktikan dengan pagelaran Sawahlunto Multicultural Festival yang berlangsung pada tanggal 25 - 30 November 2018. Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga ini sekaligus untuk mengisi Hari Jadi Kota Sawahlunto ke 130.

Acara yang dipusatkan di Kampung Teleng ini menjadi suguhan budaya yang menarik. Seluruh kebudayaan masyarakat Kota Sawahlunto hadir dalam ferlstival ini.

Tidak hanya budaya 10 nagari di Kota Sawahlunto (Talawi, Sijantang, Kolok, Lumindai, Kajai, Silungkang, Tak Boncah, Kubang, Lunto dan Talago Gunuang), festival multicultural juga disuguhi dengan seni budaya paguyuban Batak dan Jawa. Begitu juga dengan sanggar seni dan Kuda Kepang yang tumbuh ditengah masyarakat turut ditampilkan.

Festival ini memiliki makna penting dalam upaya pelestarian budaya. Sekaligus juga mengenalkan kepada generasi muda tentang kekayaan dan keberagaman budaya yang ada di Kota Arang.

Kasi Ekonomi Kreatif dan Kegiatan Kepariwisataan, Syukri, S. Sn mengatakan bahwa Sawahlunto Multicultural Festival merupakan kegiatan tahunan dalam rangka mengisi hari jadi kota. "Ini sekaligus merupakan ajang penguatan visi kota sebagai Kota Tambang yang Berbudaya. Disamping itu kalau dilihat dari sisi ekonomi kreatifnya yaitu upaya pemerintah daerah untuk memfasilitasi seni-seni daerah yang ada supaya mampu tampil di daerah lain," kata Syukri.

Lebih jauh Syukri mengatakan bahwa pada Sawahlunto Multicultural Festival tahun ini juga diikuti oleh luar daerah, yaitu Etnik Perkusi Padangpanjang, Sanggar Puti Limo Jurai Bukittinggi dan Darak Badarak Pariaman. Sedangkan di puncak acaranya akan hadir penyanyi Minang Ipank. (adrial)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *