Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Panitia TdS Berikan Santunan pada Korban Tabrakan di Etape V


Pasaman, fajarsumbar.com - Panitia penyelenggaraan sport tourism Tour de Singkarak (TdS) 2018, melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sumatera Barat memastikan dua korban yang tertabrak di etape V diberikan bantuan pengobatan dan santunan berupa uang tunai.

Hal itu ditegaskan Kabid Pemasaran Disparekraf Sumbar Didit P Santoso, Kamis (8/11/2018).

Ia menuturkan, jika bantuan itu merupakan bentuk tanggungjawab dari panitia penyelenggara. Pihaknya kata Didit, sama sekali tidak mempersoalkan siapa yang benar dan siapa yang salah dalam insiden itu. Namun yang jelas, setiap insiden yang terjadi selama perlombaan semaksimal mungkin akan dicarikan solusinya.

"Iya, semua kita yang tanggung. Sore ini, sudah ada kesepakan santunan antara korban, Wali Nagari setempat dengan kita. Penyerahan santunan sendiri akan dilakukan malam ini, sesuai dengan permintaan dari Walinagari. Nanti juga akan disaksikan oleh Dinas Pariwisata setempat," tuturnya.

Sementara untuk kondisi kedua Korban, Didit menjelaskan, berdasarkan hasil observasi dari Dokter Siska di RSUD Pasaman, Kedua korban tidak mengalami luka dalam, serta dalam kondisi aman. Bahkan, saat ini sudah diperbolehkan pulang.

Agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Didit mengimbau kepada seluruh warga yang ikut memeriahkan TdS 2018, agar dapat lebih berhati-hati lagi. Terutama sekali, yang menonton di pinggir lintasan. Jika petugas yang berjaga disepanjang lintasan, belum mengizinkan warga melintas, sebaiknya diikuti. Karena itu demi keselamatan semua.

Diketahui, sekitar pukul 14.00 WIB Mobil Official TdS terlibat kecelakaan denga dua warga atas nama Nurmiati (26) dan anaknya Kaila Pricilia (5), yang pada saat itu tengah menonton jalannya perlombaan. Mereka merupakan warga Jorong VI Batung Baririk, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman.

Kedua korban, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Meski demikian, peristiwa itu tidak mengganggu jalannya perlombaan. Seluruh pembalap yang tersisa, mampu menyelesaikan rute dengan panjang lintasan 161.4 kilometer.

Sementara itu, Race Director Tour de Singkarak (TdS) 2018 Jamaluddin Mahmood, mengungkapkan bahwa kecelakaan yang terjadi duduga akibat mobil mengalami pecah ban.

"Bukan ditabrak, tetapi kondisi mobil mengalami pecah ban, sehingga tidak terkendali," katanya. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *