Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Pengembangan Otomotif yang Hemat Energi di Indonesia Melalui KMHE


Salah satu peserta Kontes Mobil Hemat Energi 2018 di Universitas Negeri Padang, Rabu (28/11/2018). (Melati)

Padang, fajarsumbar.com - Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) yang diselenggarakan di Universitas Negeri Padang (UNP) diharapkan dapat menjadi alternatif kendaraan yang tidak merusak lingkungan.

"Jika ini dikembangkan. Maka, ke depan bisa dipasarkan kepada masyarakat yang berkeinginan dengan mobil ramah lingkungan,” kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, saat meresmikan pembukaan KMHE di UNP, Rabu (28/11/2018).

Pihaknya, mengapresiasi pengembangan inovasi yang dilakukan perguruan tinggi di Indonesia untuk menciptakan mobil hemat energi. Selain itu juga diharapkan agar mahasiswa dapat membuat inovasi di bidang bahan bakar yang tentunya ramah lingkungan dan juga terjangkau bagi masyarakat.

"Kita lihat sekarang antrian kendaraan di SPBU sangat panjang. Semuanya bergantung pada bahan bakar yang jumlahnya tidak seberapa. Mahasiswa harus memikirkan bahan bakar apa yang bisa jadi alternatif lain," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Didin Wahidin mengatakan adanya kontes mobil hemat energi ini dapat membangkitkan kreativitas anak bangsa. Dengan demikian mereka lebih kompetitif untuk dilombakan di tingkat dunia.

“pemenang lomba ini akan diadu lagi di tingkat dunia. Diharapkan mereka dapat mengukur kemajuan di dunia. Apa yang mereka lihat dari kontes dunia dapat diterapkan untuk pengembangan otomotif yang hemat energi di Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkan, Rektor Universitas Negeri Padang, Ganefri kontes ini untuk membangun reputasi akademik di kampusnya. Terutama mendorong mahasiswa khususnya di Fakultas Teknik agar bisa melahirkan inovasi-inovasi baru.

Pihaknya menyebutkan dengan adanya KMHE mahasiswa dapat menyalurkan inovasi yang dimiliki. Karena memang ajang ini dipersiapkan pemerintah untuk mengakomodir semua inovasi mahasiswa, terutama dalam perkembangan teknologi otomotif.

“Hendaknya setelah UNP menjadi tuan rumah, KMHE ini bisa mendorong semua perguruan tinggi semakin berinovasi, terutama mobil hemat energi,” kata Ganefri.

Ganefri menyebutkan saat ini terdapat 105 perguruan tinggi di Sumbar, 10 di antaranya perguruan tinggi negeri. Dengan banyaknya perguruan tinggi di Sumbar ini, bisa melahirkan produk-produk inovatif. Terutama bagi perguruan tinggi yang memiliki jurusan teknik dan otomotif.

Tercatat sebanyak 71 tim dari 45 perguruan tinggi se-Indonesia unjuk kebolehan di KMHE yang berlangsung dari Rabu (28/11) hingga  2 Desember 2018. Ajang bergengsi tingkat nasional itu baru pertama kali dihelat di Sumatera atau luar Pulau Jawa. Tuan rumah, UNP sendiri menurunkan dua mobil untuk diperlombakan. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *