Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Semen Padang Adakan Training Life Skill 117 Peserta, Ini Tujuannya

Komisaris Semen Padang yang juga Pimred Singgalang, Khairul Jasmi menyerahkan peralatan pelatihan kepada peserta, Jumat (9/11/2018). (humas sp)

Padang, fajarsumbar.com - Sebanyak 117 peserta mengikuti training life skill yang diadakan oleh Sosial Responsibility (CSR) PT Semen Padang di sepuluh kelurahan di Kota Padang.  Pelatihan ini meliputi tata boga,  security,  mitigasi dan life skill.

Sementara  10 kelurahan tempat penyelenggaraan pelatihan itu masing-masing Indarung, Batu Gadang, Limau Manis Selatan, Lambung Bukit, Tarantang, Pampangan, Bandar Buat, Padang Besi, Baringin, dan Koto Lalang.
Launching training life skill itu dilakukan oleh Komisaris PT Semen Padang sekaligus Ketua Komite Lingkungan, Khairul Jasmi ditandai dengan pemasangan atribut pelatihan kepada perwakilan peserta, di Wisma Indarung, Jumat, (9/11/2018).

Launching kegiatan ini merupakan serangkaian dari kegiatan pelatihan yang diadakan selama bulan November 2018 ini. Hadir pada kesempatan itu Staf direksi bidang kemasyarakatan Kamaruzzaman, Kepala Biro CSR, Muhammad Ikrar,  Camat Lubuk Kilangan, Ketua KAN Lubuk Kilangan, ketua forum kecamatan dan kelurahan, pihak narasumber, dan peserta dari berbagai kelurahan yang ada.

Kepala Biro CSR Semen Padang, Muhammad Ikrar melaporkan,  pelatihan ini merupakan program forum nagari yang berlandaskan pada faktor kapasitas masyarakat dan kebutuhan masyarakat.

"Kegiatan ini sudah ada sejak tahun 2015. Dan setiap tahunnya terintegrasi dengan  baik melalui pola-pola yang diatur secara bersama," katanya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di  bidangnya. Untuk pelatihan tata boga, narasumber yang dihadirkan dari PT Bogasari. Untuk pelatihan security mendatangkan narasumber dari PT WJP & Polda Sumbar.

"Sedangkan untuk pelatihan mitigasi kebencanaan mendatangkan  narasumber dari BPBD Kota Padang. Sementara itu, untuk pelatihan life skill umum  dibagi atas beberapa pelatihan yang juga menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya," paparnya.

Untuk pelatihan tata boga, kelurahan yang mengikuti yakni Kelurahan Indarung, Batu Gadang, Limau Manis Selatan, dan Lambung Bukit. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 12 s/d 14 November 2018.

Untuk pelatihan Security, kelurahan yang mengikuti yakni Kelurahan Batu Gadang,  Tarantang, Limau Manis Selatan, dan Pampangan. Kegiatan ini akan dilaksanakan  pada 5 s/d 16 November 2018. Program yang akan dilaksanakan selama pelatihan yakni peningkatan SDM (satpam & paket), pelatihan satpam dan pelatihan pendidikan satpam.

Untuk pelatihan mitigasi kebencanaan, kelurahan yang mengikuti yakni Kelurahan  Bandar buat, Padang Besi, dan Baringin. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 10 s/d 11 November 2018 dengan program mitigasi bencana KSB, pelatihan peningkatan kebencanaan, dan pelatihan mitigasi bencana.

Sedangkan untuk life skill umum terbagi atas beberapa program, yakni pelatihan  peningkatan ekonomi kreatif (karang taruna) perikanan untuk Kelurahan Padang Besi dengan narasumber Kelautan Kota Padang. Kegiatan ini akan dilaksanakan  pada 11 s/d 12 November 2018. Untuk pelatihan pembuatan pupuk organik akan dilaksanakan untuk Kelurahan Koto Lalang dengan narasumber dari Dinas Pertanian Kota Padang pada 10 November 2018.

Untuk pelatihan seni kaligrafi akan diadakan untuk Kelurahan Koto Lalang dengan menghadirkan narasumber Ade Setiawan dari STAIDA Payakumbuh, yang merupakan juara 2 kaligrafi tingkat ASEAN pada 16 November 2018.

Sedangkan untuk kapasitas pengelolaan sampah terpadu akan dilaksanakan di daerah Tarantang dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang yang akan dilaksanakan pada 16 s/d 17 November 2018.

Untuk pelatihan peningkatan kapasitas petani buah, inovasi usaha, dan pengadaan  bibit akan dilaksanakan di Kelurahan Baringin dengan menghadirkan narasumber dari BBPT Sukarami, Provinsi Sumatera Barat pada 13 s/d 14 November 2018.

Untuk pelatihan pengelolaan Lele akan diadakan untuk Kelurahan Limau Manis Selatan dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kota  Padang pada 12 s/d 13 November 2018. Dan untuk permberdayaan pertanian,  diadakan untuk Kelurahan Padang Besi dengan menghadirkan narasumber dari  Dinas Pertanian Kota Padang pada 16 s/d 17 November 2018.

Ia berharap pelatihan yang menjadi program forum nagari ini bisa memberikan berkah dan manfaat bagi semua peserta yang mengikuti. "Semoga Allah SWT meridhai kegiatan ini sehingga memberikan manfaat bagi kita," tuturnya.

Staf direksi bidang kemasyarakatan Kamaruzzaman dalam sambutannya mengatakan pelatihan life skill ini merupakan kegiatan yang berdampak pada jangka panjang.

"Kegiatan non fisik seperti ini akan terlihat  dalam 5 tahun kedepan. Life skill adalah kecakapan hidup. Bagaimana hidup dengan keahlian yang dimiliki sehingga lebih baik lagi kedepannya dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.

Ia menambahkan pelatihan ini merubah cara berpikir agar tidak menjadi karyawan di satu perusahaan saja di masa depan.

"Namun bagaimana bisa diterima menjadi karyawan di perusahaan manapun dan juga menciptakan lapangan kerja sendiri. Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri yang harus diubah kedepannya. Jika tidak ada skil, maka kita akan tertinggal di masa yang akan datang," katanya.

Ia berharap dengan pelatihan yang diadakan oleh CSR Semen Padang bersama Forum Nagari akan terus berlanjut dan berjalan dengan baik. "Kita berharap ini terus berjalan dengan baik dan juga mendapat dukungan dari CSR Semen Padang.

Semua kebutuhan masyarakat pasti diperhatikan oleh Semen Padang. Dengan kepedulian terhdap lingkungan melalui CSR, maka akan membuat masyarakat sejahtera," katanya.

Komisaris PT Semen Padang sekaligus Ketua Komite Lingkungan, Khairul Jasmi mengatakan peningkatan SDM seperti pelatihan lifeskill ini merupakan pelatihan yang sangat bagus dilaksanakan.

"Hari ini pemberdayaan ekonomi kreatif sudah sangat meningkat. Dengan adanya pelatihan ini, tentunya akan memberi pintu bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Saat ini pemberdayaan ekonomi dengan sistem antar alamat membuat ekonomi meningkat menjadi dua kali lipat," jelasnya.

Salah seorang peserta training, Ilti (29) mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat nantinya. "Saya suka memasak, makanya ambil pelatihan tata boga. Berharap nantinya bisa buka usaha sendir setelah pelatihan ini nantinya. Dan semoga pelatihan ini bermanfaat juga untuk saya," kata perempuan asal Batu Gadang ini. (andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *