Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Seminar HIV/AIDS di Padang Panjang, "Saya Berani, Saya Sehat"


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Memperingati Hari AIDS se-dunia, Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang menggelar seminar HIV/AIDS di ISI Padang Panjang, Jumat (30/11).

Seminar dibuka langsung Wakil Walikota Asrul, dihadiri Ketua TP PKK dr. Dian Puspita Fadly Amran,  Rektor ISI Padang Panjang diwakili Pembantu Rektor III Firdaus, S.St, M.Pd, Kadiss Kesehatan diwakili Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) dan Kesmas dr. Faizah, Kepala OPD, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Padang Panjang, Bambang Prihmono, SKM, MM, serta narasumber dari RSUD M. Djamil Kota Padang Ns. Emma Julita S.Keb MARS

Peserta seminar dari pelajar SMP, SMA serta mahasiswa ISI sekitar 140 orang.

Wawako Asrul mengatakan, HIV bukan lagi istilah baru yang dibicarakan. 


HIV merupakan sejenis virus yang secara aktif menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS merupakan stadium terakhir dari infeksi HIV, dimana dalam tahapan ini, kemampuan tubuh melawan infeksi  telah hilang sepenuhnya.

"Saat ini, HIV/AIDS merupakan penyakit yang belum ada obatnya dan sangat berbahaya," jelas Asrul.

Peran aktif masyarakat sangat diharapkan dalam memberikan informasi yang berhubungan dengan HIV/AIDS. Tanpa kepedulian dan kerjasama, program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS ini tidak akan memberikan hasil yang optimal.

Seminar ini selain untuk melakukan refleksi upaya-upaya penanggulangan HIV/AIDS selama ini, tetapi juga bertujuan untuk merumuskan isu-isu strategis untuk tahun yang akan datang.

"Bagaimana upaya penanggulangan HIV/AIDS pasca 2018 serta isu yang paling rentan dan rawan dalam penyebaran HIV/AIDS seperti maraknya perilaku menyimpang para remaja LGBT," tambahnya.

Pemerintah menekankan kepada stakeholder atau OPD terkait untuk berperan aktif guna menyebarluaskan informasi, komunikasi dan sinkronisasi terhadap penanggulangan penyakit HIV/AIDS serta perilaku menyimpang LGBT terutama di Padang Panjang.

Bersamaan dengan itu, Dian Puspita mengatakan masa remaja dan pra dewasa merupakan masa yang rentan terkena penyakit, karena sifat mereka yang selalu ingin tahu dan selalu ingin mencoba segala sesuatu. 

"Maraknya pergaulan bebas, penggunaan jarum suntik secara bergantian dan  penggunaan narkoba bisa menjadi pemicu akan tersebarnya penyakit HIV/AIDS", ujarnya.

Lain lagi dengan Firdaus, beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemko Padang Panjang melalui Dinas Kesehatan yang telah memberikan kesempatan untuk melakukan seminar di ISI Padang Panjang. 

"Kami bangga dan bahagia sekali telah dipercayai untuk memfasilitasi kegiatan ini, semoga sinergi ini tidak hanya dilakukan kali ini saja," ujarnya.

Sementara itu Bambang Prihmono menambahkan dengan kegiatan seminar ini, melalui tema "Saya Berani, Saya Sehat" diharapkan masyarakat terutama yang berada di Padang Panjang dapat terbebas dari HIV/AIDS. (syam)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *