Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Leonardy Dukung Pakta Integritas Karang Taruna Sumbar


Jakarta, fajarsumbar.com – Pakta Integritas antara Karang Taruna Sumbar dan masyarakat yang menyepakati Ranah Minang bersih dari maksiat seperti zina, LGBT, narkoba, judi, miras didukung penuh oleh Senator Sumbar, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP,MH.

Anggota Komite III DPD RI itu mendorong Karang Taruna untuk terus mengedukasi masyarakat dan mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sumbar untuk merealisasikan pakta integritas yang telah mereka gagas.

“Pakta Integritas yang dibuat Karang Taruna Sumbar bersama masyarakat di Lubuk Alung, harus kita dukung. Ini baru pemuda. Mengkritisi dengan halus dan mencarikan solusi terhadap penyakit masyarakat kekinian yang marak dibicarakan seperti zina, LGBT, narkoba, miras dan judi,” ujarnya, Senin 3 Desember 2018.

Menurut Leonardy, penelitian dan pemberitaan yang menyatakan bahwa LGBT tertinggi di Sumbar, sungguh sangat menyakitkan. Bagi dirinya yang merupakan salah satu niniak mamak dan menjabat sebagai Ketua KAN di Koto Gadang, hal ini tamparan keras. Harus ada upaya nyata untuk mengcounter stigma negatif tersebut.

Dengan adanya sikap dari organisasi para pemuda yang menggerakkan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan ini , Leonardy optimis bakal lahir aneka ketegasan terhadap maksiat dan berbagai penyakit masyarakat. Makanya Leonardy yang tergabung dalam Komite III DPD RI yang mempunyai salah satu tugas dan fungsi memberdayakan pemuda, mendukung penuh acara jalan sehat tersebut.

“Indonesia merdeka pada 1945 didahului oleh adanya satu tekad bertanah air, berbangsa dan berbahasa yang satu pada tahun 1928. Insya Allah, Ranah Minang bisa bebas maksiat dengan adanya kebulatan tekad dari para pemuda,” ujarnya optimis.

Menurut dia kegiatan Lomba Jalan Sehat memperingati Hari Aids Sedunia dan Bulan Bakti Karang Taruna yang dilakukan Karang Taruna Sumbar di Sungai Abang Kecamatan Lubuk Alung jadi momentum yang tepat bagi Karang Taruna untuk mendesak pemerintah kabupaten dan kota hingga pemerintah provinsi. Kabupaten Padang Pariaman bisa dijadikan tempat memulai lahirnya peraturan-peraturan daerah yang menjadi payung hukum bagi upaya kita membebaskan Sumbar dari maksiat seperti zina, LGBT, narkoba, judi dan miras. Apalagi perilaku LGBT sangat beresiko terinveksi HIV AIDS.
Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, SE., MM, Minggu 2 Desember 2018 pun mengapresiasi Karang Taruna Sumbar.

“Kita apresiasi Karang Taruna Sumbar yang telah memusatkan kegiatan mereka di Lubuk Alung Padang Pariaman. Mereka anak-anak muda yang merupakan pekerja sosial masyarakat yang lewat kegiatannya kali ini menghimbau generasi muda kita untuk tidak terlibat dengan zina, LGBT, Narkoba, Judi, minuman keras. Ini sangat kita apresiasi,” ujarnya.

Lahirnya Pakta Integritas bersama masyarakat membuktikan pemuda ikut memberikan solusi. Dukungan mereka terhadap lahirnya perda yang mengatur maksiat sangat diharapkan Suhatri terus berlanjut terutama saat sosialisasi hingga pembahasan di DPRD nantinya. Meski demikian dia menegaskan pemerintah dan jajaran di daerah itu tetap memberi perhatian serius kendati belum ada perda tersebut di Padang Pariaman.

Ketua Karang Taruna Sumbar, Mahdianur Musa menyatakan sikap Karang Taruna bukan karena ikutan latah karena LGBT sedang booming. Dengan tegas dinyatakannya Karang Taruna sedari awal pendiriannya selalu berupaya untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial untuk mengentaskan permasalahan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kita menolak dengan tegas hal-hal yang bakal mencederai perjuangan pemuda berkontribusi untuk membangun negeri ini. Makanya Karang Taruna terus berbaur dan melakukan aksi nyata di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Terkait pemberian efek jera bagi masyarakat, Karang Taruna terus melakukan pertemuan face to face dengan pihak terkait. Selain memperjuangkan lahirnya Perwako, Perbup, hingga Perna, perlu juga melibatkan mereka yang telah terjerumus dalam perbuatan menyimpang itu dalam kegiatan-kegiatan positif. Insya Allah, mereka mendapatkan kembali jati diri mereka yang sesungguhnya.

Ketua Pelaksana Febriyadi menyatakan kegembiraannya terhadap kesuksesan acara. Banyak dukungan yang didapat. Dikatakannya, banyak pihak yang mendukung kemeriahan acara dengan menyediakan berbagai hadiah. Masyarakat pun antusias mengikutinya. (*)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *