Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Longsor Beruntun di Lintas Sumbar-Riau


Limapuluh Kota, fajarsumbar.com - Ruas jalan Sumbar-Riau, di kilometer 25, Jembatan Kembar, sebelum Kelok Sembilan, Aia Putiah, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota ditimbun longsor beruntun sehari kemarin. Akibatnya, akses jalan lumpuh dua kali dan tidak bisa ditempuh kendaraan hingga 5 jam lebih.

“Kejadian di lokasi yang sama, kilometer 25. Pertama pagi pagi pukul 06.00 WIB, dan kedua tadi sore pukul 15.00 WIB,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP, Haris Hadis, tadi malam.

Saat longsor pagi, aktivitas jalan tersumbat hingga pukul 10.30 WIB. Terjadi kelumpuhan arus lalu lintas 4,5 jam. “Nah, tadi sore, diulang lagi longsor di lokasi yang sama. Sebelumnya, hujan deras,” sambung Haris Hadis didampingi Wakapolres, Kompol Abdus Syukur dan Kasatlantas, AKP Erman.

Longsor di jalan utama Sumbar-Riau itu, terjadi hampir tiap tahun. Sepanjang 2018, Singgalang men catat, peristiwa ini terjadi hampir 10 kali. Dari longsor material kecil, hingga material besar.

“Longsor tadi pagi, menimbun badan jalan sepanjang 25 meter. Material longsor berupa bebatuan dan tanah perbukitan. Materialnya, berketinggian 1,5 hingga 2 meter,” tutur Kapolres.

Baru beberapa jam lancar, jalur Sumbar-Riau kembali diterpa longsor sore hari di lokasi yang sama.

“Materialnya kayu-kayuan. Ada batu dan tanah juga “ kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol.

Proses pembersihan material longsor berlangsung beberapa jam. “Sekarang, sudah bisa dilewati,” kata Rahmadinol, sekira pukul 17.00 WIB.
Hitungan Singgalang, dari kedua peristiwa yang sama itu, akses jalan lumpuh kisaram 6,5 jam. Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, sampai kemarin belum punya formula yang cukup untuk menangkal terjadinya bencana longsor menahun itu.

“Masalah yang kita alami, ada beberapa tebing yang perlu diberi pengaman. Tapi, anggaran kita tentu tidak mungkin. Sebab ini jalan negara,” kata Kadis PU Limapuluh Kota Yunire Yunirman.

Dia juga sudah melaporkan kondisi ini  ke pemerintah provinsi dan Kementerian PU.

Bupati Irfendi Arbi menghimbau masyarakat waspada dengan bencana susulan.

“Curah hujan masih tinggi. Kami mohon masyarakat waspada,” kata Irfendi Arbi seraya menyampaikan terima kasih, atas gerak cepat petugas gabungan. (by)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *