Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Ranperda APBD Tanah Datar Disepakati



TANAH DATAR - Rancangan Peraturan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kabupaten Tanah Datar tahun 2019 akhirnya disepakati dan ditandatangani DPRD bersama Pemerintah Tanah Datar untuk dijadikan Perda setelah melalui pembahasan cukup alot, Kamis kemaren malam di Ruang sidang DPRD Tanah Datar.

Sidang sempat diskor beberapa kali untuk mencari kata sepakatan, rapat yang dipimpin Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, SE didampingi Wakil Ketua Drs.Irman, MSi dan Wakil Ketua Saidani, SP serta  Anggota Dewan lainnya sempat berlarut-larut, karena adanya beda pendapat tentang sejumlah pembangunan dan kenaikan anggaran kegiatan.

Mengawali agenda rapat, Ketua DPRD Anton Yondra memberi kesempatan kepada Wakil Ketua DPRD Irman dari Banggar (Badan Anggaran) DPRD Tanah Datar untuk menyampaikan Laporan Hasil Pembicaraan Tingkat Pertama terhadap pembahasan Ranperda tentang APBD Tanah Datar Tahun Anggaran 2019.

Wakil Ketua Irman dalam laporannya menjelaskan, perumusan dilaksanakan selama satu hari dan telah diambil kesekapatan dalam pembahasan bersama yang dilaksanakan tanggal 28 November 2019. Dari kesepakatan tersebut telah didapat hasil, pendapatan sebelum dibahas Rp.999.571,404.070,00 dalam pembahasan bertambah Rp.360.876.531.000,00 setelah dibahas disepakati menjadi Rp.1.360.447.935.070,00 atau terjadi penambahan dari dana transfer pemerintah.

Selanjutnya dalam belanja, sebelum pembahasan Rp.1.121.590.393.276,00 dalam pembahasan bertambah Rp.331.308.577.195,00 sehingga setelah dilakukan pembahasan secara bersama bertambah menjadi Rp.1.452.898.970.471,00. Penambahan ini disebabkan terjadi pergeseran antara Belanja Tidak Langsung kepada Belanja Langsung.

“Dengan demikian dari segi surplus/deficit juga terjadi pergeseran, semula atau sebelum pembahasan Rp.122.018.989.206,00 dalam pembahasan berkurang Rp. 29.567.953.805,00 sehingga setelah pembahasan disepakati menjadi defisit Rp.92.451.035.401,00.

Berkaitan dengan pembiayaan penerimaan sebelum pembahasan Rp.122.018.989.206,00 dalam pembahasan bekurang Rp.29.367.953.805,00 sehingga setelah pembahasan disepakati menjadi Rp.92.651.035.401,00. Sedangkan pembiayaan pengeluaran, sebelum pembahasan Rp.0,00 dalam pembahasan bertambah Rp.200.000.000,- setelah pembahasan disepakati Rp.200.000.000,- sehingga total pembiayaan netto Rp.92.451.035.401,00.

Selesai penyampaian rumusan dilanjutkan dengan pemandangan fraksi-fraksi DPRD Tanah Datar. Dari 9 fraksi yang ada di DPRD Tanah Datar, pemandangan Fraksi PKS disampaikan oleh juru bicara Istiqlal, Partai Demokrat Dra.Donna, PDI-Perjuangan Asrul Jusan, PAN Benny Remon, Partai Golkar Ir.Syamsul Bahri.Oesoer, Hanura Adrison, S.Sos, PPP Arianto, Gerindra Afrizal, ST serta Fraksi Bintang Nasdem dengan juru bicara Rasman.


Dari 9 fraksi yang menyampaikan pemandangan, sebahagian besar fraksi belum dapat menerima tentang rehab Lapangan Cindua Mato dan tambahan biaya PKK, sehingga pimpinan sidang dan unsur pimpinan DPRD lainnya menyepakati untuk menskor sidang serta menggelar rapat pimpinan fraksi.

Kesepakatan untuk mengesahkan Ranperda menjadi Perda APBD 2019 baru tercipta sekitar jam 20.30 WIB ditandai dengan penandatanganan naskah antara Bupati Irdinansyah Tarmizi dengan Pimpinan DPRD Tanah Datar. Tentu saja dengan catatan, bahwa sebelum pembangunan lapangan Cindua Mato dilaksanakan,  harus dibicarakan terlebih dahulu dengan DPRD Tanah Datar. (adv)



Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *