SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Pemkab Mentawai Bakal Perluas Bandara Rokot, Ganti Rugi Lahan Bakal Diserahkan


Tuapejat, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Mentawai bakal mengembangkan bandara Rokot seluas 43,3 hektare dalam waktu dekat ini. Hal itu dipastikan menyusul akan dibayarkannya ganti rugi kepada warga yang lahanya terdampak pengembangan bandara tersebut.

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kepulauan Mentawai akan mencairkan ganti rugi kepada warga. Pencairan uang ganti rugi kali ini diberikan kepada warga yang sebelumnya menolak pengembangan bandara.

Berdasarkan data dari BPN Mentawai, warga yang mendapatkan uang ganti rugi  berjumlah 163 orang yakni 5 orang yang berstatus sebagai pemilik lahan dan 158 orang sebagai penggarap.

"Menurut data yang kami terima setidaknya ada 163 warga yang mendapatkan ganti rugi", kata Kepala BPN Mentawai Yunaldi Kamis, (10/1).

Dijelaskannya, pembayaran uang ganti rugi dilakukan secara bertahap. Warga yang menerima pencarian pada tahap pertama berjumlah 58 orang sementara sisanya  akan dicairkan pada tahap berikutnya.

Lebih lanjut Yunaldi menyebutkan, rencana pengembangan bandar udara Rokot seluas 43,3 hektare.

Sementara terangnya, jumlah anggaran  ganti rugi yang terdampak pengembangan bandar udara Rokot menghabiskan dana sebesar Rp4,2 miliar yang akan dicairkan secara bertahap.

Pihaknya juga berharap kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Mentawai agar terus melakukan pendekatan kepada sejumlah warga yang hingga kini masih belum menyetujui lahannya  terkena dampak pengembangan  bandar udara Rokot.

Sementara itu, salah seorang warga eks penolak pengembangan Bandar udara  Rokot Anjolina mengaku senang uang ganti rugi sudah dicairkan. Dia akan memakainya untuk kebutuhan hidup dan biaya pendidikan sekolah anaknya. (*/ab)








Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *