SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Polisi Gagalkan Penyelundupan Satu Kilogram Sabu di BIM



Pariaman, fajarsumbar.com - Petugas dari Kepolisian Resor Padang Pariaman bekerja sama dengan security Avsec Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sabtu (29/12) menangkap dua pemuda asal Kalimantan Selatan. Mereka diduga hendak menyelundupkan 1 Kg sabu ke Jakarta.

Kedua tersangka, AY alias A (34) asal Banjarmasin dan MR alias R, (29) asal Tanah Bumbu tersebut telah diamankan di Mapolres Padang Pariaman. Begitu pula dengan bukti, 1 Kg sabu.

“Terhadap kasus ini, kami masih lakukan pengembangan,” kata Kapolres AKBP Rizki Nugroho.

Sebelum ditangkap, Kepolisian Resor Padang Pariaman telah mendapat informasi tentang kedua pelaku yang hendak menyelundupkan narkotika tersebut. Informasi itupun diteruskan ke pihak bandara dan, meminta pihak bandara memperketat pemeriksaannya.

Sampailah Sabtu (29/12) pagi, ketika security Avsec bandara melakukan pemeriksaan. Petugas bandara mencurigai salah seorang dari calon penumpang. Dialah, AY. Curiga karena melihat selangkangan AY membengkak.

Ketika ditanyai, AY mengaku lagi sakit. Ada pembengkakan di selangkangannya. Tak percaya begitu saja, security Avsec lalu membawa AY ke ruang khusus untuk diperiksa.

Sesampai di ruang pemeriksaan, AY lalu berusaha kabur, melarikan diri dengan menerobos pintu keluar. Namun, upayanya gagal. Sejumlah petugas berhasil menangkap dan, membawanya kembali ke ruang pemeriksaan. Saat itulah, ditemukan tiga paket sabu.

Ketiga paket sabu yang terbungkus dengan plastik bening itu ditemukan di selangkangan AY. Kepada petugas, AY mengaku berada di bandara bersama  temannya, MR. MR pun dicari dan berhasil ditangkap.

Dari MR petugas juga berhasil menyita satu peket sabu ukuran besar. Dan, keempat paket yang telah disita dari kedua pelaku, beratnya mencapai 1 Kg.

Kapolres Padang Pariaman, Rizki Nugroho menyebutkan bahwa kepada penyididikan, mereka mengaku hanya kurir. Suruhan dari seseorang berinisial A.

Sesuai pengakuan kedua tersangka, mulanya A menyuruh mereka datang ke Jakarta. Pada 25 Desember lalu.

Baru sampai di Jakarta, A menyuruh mereka terus ke Pekanbaru dan menginap di sebuah hotel yang telah telah dia pesan.

Keesokannya, Rabu, AY ditelepon seseorang. Kemudian, mereka bertemu dan pada saat pertemuan itulah, orang tersebut menyerahkan dua peket sabu seberat 1 Kg kepada mereka. Terus, mereka kembali ke hotel.

Malamnya, atas suruhan A, kedua pemuda asal Kalimantan Selatan itupun berangkat ke Padang dengan travel. Keesokannya, sesampai di Padang, mereka menginap di salah satu hotel. Dan, masih atas suruan A, tersangka AY dan MR membagi narkotika itu menjadi empat paket.

Singkat cerita, pada Sabtu subuh, setelah melatban barang haram di selangkangannya, AY dan MR memesan grab untuk mengantarnya ke bandara. Hingga akhirnya dia ditangkap petugas.

Sakaitan kasus itu, kata Kapolres Rizki, yang didampingi Kasat Res Narkoba, Iptu Edi Harto, tersangka AY dan MR dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau pidana, maksimal 20 tahun penjara. (darmansyah)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *