SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Bertarung Nyawa Demi Dapatkan Tripang


Tuapejat, fajarsumbar.com - Demi mendatangkan tripang, nelayan di Mentawai harus bertaruh nyawa. Begitu yang dilakukan Jasman Saogo (38) yang merupakan salah seorang nelayan atau pencari teripang di  Dusun Camp Desa Tuapejat menuturkan.

Dia bukannya tidak mengetahui bahaya dan risiko menjadi penyelam teripang, tetapi ia bersama pencari teripang lainnya tetap saja nekat dan mengabaikan bahaya yang mengintai demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

"Mencari teripang itu berbahaya. Tapi mau tak mau itu harus kami lakukan demi memenuhi kebutuhan keluarga " ujarnya saat diwawancarai di rumahnya Kamis, (24/1).

Ayah dari dua anak itu juga  mengatakan, selain melakukan penyelaman siang hari, dia bersama pencari teripang lain yang ada di wilayah Tuapejat juga menyelam pada malam hari. Dimana, pada malam hari teripang akan lebih sering ke luar sarang.

“selain turun siang,  kami juga menyelam pada malam hari. Biasanya teripang lebih banyak yang keluar malam ” katanya. Hanya saja, kata dia, menyelam pada waktu malam, jarak pandang tidak bisa terlalu jauh. Hal ini, juga menjadi salah satu kendala dalam mencari pergerakan teripang. Sedangkan, untuk siang hari, teripang cenderung berada pada kedalaman 10 meter hingga 25 meter.

 Menurutnya, saat ini untuk mendapatkan teripang sudah relatif sulit. Dia mengatakan, terkadang hanya bisa mendapat teripang 2  sampai 3 ekor dalam sehari.

Lebih lanjut ia menuturkan, saat ini kondisi mencari teripang sudah relatif lebih sulit. Apalagi, kata dia, untuk menyelam teripang juga harus bergantung pada kondisi cuaca. Jika kondisi cuaca badai, maka, pencari teripang  tidak bisa melakukan aktivitasnya.

Jenis teripang yang paling bagus harganya, yakni, teripang jenis gajah, mencapai Rp1 juta per kilogramnya.

Selain itu, teripang jenis Karang dan Kacang berkisar  Rp 600 ribu per kilogramnya, teripang jenis burung dan nenas    Rp 250 ribu per kilogramnya, teripang jenis lakling merah Rp 80 ribu per kilogram dan lakling hitam Rp 20 ribu perkilogram.

Seperti diketahui, teripang sejatinya merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang, seperti kerang, siput, dan cacing. Meski masuk kategori hewan, teripang tidak punya organ mata, hidung, dan telinga. Satu-satunya kemampuan inderawi teripang yakni meraba. (*/ab)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *