SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Forda Pelangi Adakan Permainan Tradisional


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Forum Anak Daerah (Forda) Pelangi Kabupaten Tanah Datar kembali menunjukan eksistensinya sebagai duta perlindungan anak. Kali ini Forda Pelangi di bawah binaan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinas Sosial PPPA) Tanah Datar mengadakan kegiatan bertema “Melestarikan Permainan Tradisional” yang bertujuan untuk memenuhi hak bermain anak.

“Forda Pelangi dibentuk sebagai wadah untuk mengkampanyekan hak perlindungan anak yang semakin lama semakin mengkwatirkan. Mengangkat tema melestarikan permainan anak tradisional, kita harapkan dapat mengalihkan perhatian anak agar tidak selalu terfokus pada teknologi saat ini, usia bermain itu seru,” ujar Kadis Dinas Sosial PPPA Yuhardi, di komplek Benteng Van Der Capellen, Minggu (27/1).

Yuhardi pun menginformasikan bahwa forda pelangi telah mendapatkan penghargaan dari kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia (RI) sebagai pembinaan forum anak terbaik pada tahun lalu.

Ia menambahkan bahwa sejak dikukuhkan Bupati Tanah Datar  Irdinansyah Tarmizi tahun lalu Forda pelangi terus mengembangkan kepengurusannya, tercatat saat ini 8 forum anak  telah berdiri, antara lain di 4 Kecamatan dikabupaten Tanah Datar yaitu Pariangan, Tanjung Emas, Sungai Tarab dan Lintau Buo Utara serta 4 lainnya berada di Nagari Andaleh Baruah Bukik, Limo Kaum Tigo Koto dan Tabek.

“Kita juga berharap kedepannya forum anak ini semakin berkembang baik di Kecamatan, Nagari dan Jorong yang ada di Kabupaten Tanah Datar sehingga tak ada lagi hak anak yang terabaikan, sesuai visi Forda Pelangi yaitu memperjuangkan hak anak, mewujudkan partisipasi anak dan perlindungan hak anak, ” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pemenuhan Hak Anak Dinas Sosial PPPA Bulqis selaku pembina Forda Pelangi Tanah Datar menambahkan permainan tradisional juga bermanfaat untuk meransang gerak tubuh anak agar sehat.

“Kami menyediakan berbagai macam permainan tradisional seperti kuda-kudaan dari pelapah daun pisang, kelereng, layang-layang dan masih banyak lainnya. Sengaja kita adakan dilokasi pasar Van Der Capellen agar pengunjung anak-anak dapat bermain sembari beberlanja di pasar ini yang memang meriah setiap minggunya,” ujarnya. (Rhd/ab)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Contact Form

Name

Email *

Message *