SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Gubernur Sumbar sebut Pemenang SMAPSIC XIV untuk OSN 2019


Padang, fajarsumbar.com -- Sebanyak 250 siswa tingkat menengah atas bertarung pada SMAN 1 Padang Science Competition (SMAPSIC) XIV yang digelar SMAN1 Padang. Kegiatan ini sekaligus mencari bakat siswa yang akan bertarung di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno memberikan apresiasi terhadap pegelaran SMAPSIC ke XIV itu.  Hal itu lantaran, dapat mengajarkan para pelajar SMAN 1 Padang untuk mandiri.

"Kami sebagai pemerintah memberikan apresiasi, karena kegiatan ini yang mengerjakan siswa kelas 1 dan 2 mandiri. Mereka ternyata mencari dana sendiri, sponsor sendiri, cari peserta sendiri se-Sumatera. Kemudian  bekerja sama dengan UNP dan perguruan tinggi lainnya untuk mendapat soal-soal, serta juri," tutur Irwan Prayitno usai membuka SMAPSIC ke XIV di Aula SMAN 1 Padang, Sabtu (26/1).

Menurut Irwan, kegiatan SMAPSIC tentu sangat banyak manfaatnya. Diantaranya memotivasi para siswa baik tingkat SMP dan SMA untuk terus meningkatkan belajar. Memberikan ruang kepada mereka untuk menambah ilmu dan berkompetisi.

"Mudah-mudahan ini dapat berlanjut terus. Bagi yang menang akan menjadi bibit atau modal kita kedepan dalam olimpiade-olimpiade lainnya," ucap Irwan.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Padang, Nukman menuturkan, SMAPSIC XIV merupakan pelaksanaan pra olimpiade. Ada 9 mata uji diantaranya matematika,fisika, kimia, biologi, ekomomi, geografi, antropologi, kebumian dan TIK, yang  dilombakan secara nasional.

"Jadi kita mengadakan praolimpiade sebelum seleksi kabupaten/kota. maksud dari kegiatan ini supaya mereka yang akan ikut olimpiade dapat nominasi di tingkat nasional," ucapnya.

Lanjutnya, pesertanya hampir sama dengan tahun lalu. Karena kegiatan ini sudah merupakan rutinitas. Ada 6 provinsi yang ikut, yakni Sumbar, Jambi, Riau, Bengkulu, Kepulauan Riau dan Palembang.

"Jadi tahun kemaren ada dari Sumut. Jumlah peserta lebih dari 250 siswa," katanya.

Tambahnya, kegiatan tersebut membutuhkan biaya lebih kurang Rp250 juta. Para siswa SMAN 1 Padang yang langsung mengelola.

"Kegiatan ini murni kegiatan siswa sedangkan kami guru hanya mengarahkan saja," ujarnya.

Nantinya, sang juara akan diundang untuk latihan bersama narasumber dari pusat, mantan-mantan peserta olimpiade nasional maupun internasional.

"Mereka yang masuk nominasi 5 besar akan diberikan pelatihan, dan itu yang akan kita seleksi untuk juara OSN kab/kota terutama Kota Padang," sebutnya. (Melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Contact Form

Name

Email *

Message *