Nagari Bungo Tanjung, Batipuh Tanah Datar Laksanakan Musrenbang, Pembangunan tak Selalu Fisik tapi Juga Karakter Masyarakat

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan


Nagari Bungo Tanjung, Batipuh Tanah Datar Laksanakan Musrenbang, Pembangunan tak Selalu Fisik tapi Juga Karakter Masyarakat

Selasa, 29 Januari 2019

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbag) Nagari Bungo Tanjuang Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar adalah tahap awal peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berdampak besar hingga ke pemerintahan Kabupaten Tanah Datar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk Keluaga Berencana (PMDPPKB) Novenril yang juga selaku Ketua Tim V pembinaan Musrenbang Nagari, di Aula Kantor Wali Nagari Bungo Tanjuang, Senin (28/1).

“Musrenbag Nagari merupakan tahap pertama dari begitu banyak tahapan pelaksanaan Musrenbag yang nantinya berujung pada pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020,” ujarnya.

Novenril mengatakan dalam Musrenbang Nagari tentu banyak permasalahan yang nantinya menjadi prioritas kegiatan ditahun anggaran 2020. Akan tetpai ia mengharapkan untuk lebih dulu mengutamakan  prioritas kegiatan paling dibutuhkan Masyarakat pada saat ini .

Ia menambahkan, bahwa berkat upaya bersama, ada beberapa kegiatan pembangunan Nagari Bungo Tanjuang bersumber dari APBD antara lain, Rambat Beton Jalan Haru Kapuah dengan jumlah anggaran 500 juta Rupiah, Pendaman Jalan Titi Sikumbang Hampia Rayo dengan jumlah anggaran 150 juta Rupiah dan Pembanguan MCK diJorong Haru dengan jumlah anggaran  490 juta Rupiah.

“Pengecoran Halaman Puskesri Haru telah direncanakan oleh Dinas Kesehatan Tanah Datar tahun 2019 ini dengan jumlah anggaran 155 juta Rupiah. Perlu diingat, kegiatan yang menjadi kegiatan pemerintah Kabupaten Tanah Datar tentu tidak harus diprioritaskan lagi saat Musrenbag Nagari,” ujarnya.

Ia pun menghimbau agar apa yang menjadi prioritas melalui Musrenbag Nagari dapat diupayakan semaksimal mungkin. “Apa pun yang menjadi hasil dari Musrenbang Kecamatan diusulkan ke Kabupaten Tanah Datar, dapat diterima dengan rasa syukur, mengingat persaingan untuk menjadi prioritas kegiatan utama juga diharapkan oleh Nagari lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Nagari Bungo Tanjuang Wiryansyah menyebutkan Musrenbag Nagari Bungo Tanjuang mengangkat tema “Pembangunan Yang Berkelanjutan Dan Berkualitas Serta Memperhatikan Prioritas Utama Kepentingan Bersama Disegala Bidang” dengan prioritas kegiatan dibidang Sarana Prasarana, Ekonomi dan Sosial Budaya.

Ia menjabarkan bahwa dibidang Sarana Prasarana terdiri dari 8 prioritas kegiatan dengan urutan prioritas utama Jalan Pitalah sampai Simabur, dibidang Ekonomi terdapat 6 prioritas kegiatan Nagari dengan urutan prioritas utama pembukaan jalan pertanian Guguk Silaweh sampai Tampuang Tinggi sedangkan di bidang Sosial Budaya yang salah satunya Pendaman dan Pengecoran jalan menuju SMP Satap dari 5 prioritas usulan Nagari Bungo Tanjuang.

Dikesempatan yang sama Anggota DPRD Tanah Datar Benny Remon menghimbau agar Pemerintah Nagari dapat merangkul perantau dalam pembangunan Nagari yang diharapkan dapat aktif untuk mendorong kesejahteraan Masyarakat.

“Pemerintah Nagari Bungo Tanjuang dapat membuat sebuah wadah untuk memfasilitasi kegiatan pemuda, sebagaimana yang telah diketahui, pemuda adalah motor pengerak pembangunan Bangsa,” ujarnya.

Tak hanya itu, Anggota DPRD Sumatera Barat Bukhari Dt. Tuo mengatakan pembanguan tak hanya diprioritaskan untuk pembanguan fisik, akan tetapi juga meliputi pembangunan karakter Masyarakat. “Sebagaimana yang dihadapi sekarang, maraknya prilaku menyimpang anak muda seperti LBGT, itu perlu diantisipasi dimulai dari Pemerintah Nagari,” ujarnya. (Rhd/ab)