SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Realisasi Investasi di Pessel Sepanjang 2018 Hanya 85 Persen, Ini Masalahnya

Kepala Bidang Penanaman Modal BPMP2T Pesisir Selatan, Yudi Ichsan

Pessel, sajarsumbar.com -Realisasi investasi di Kabupaten Pesisir Selatan sepanjang 2018 hanya 85 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala Bidang Penanaman Modal Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T), Yudi Ichsan mengungkapkan, tidak tercapainya target investasi itu disebabkan tiga faktor.

Pertama, persoalan modal dari investor. Kedua, masalah teknik lapangan yang tidak sesuai dengan pemetaan awal yang disusun investor.

"Ini baru sampai Triwulan III. Data Triwulan IV belum masuk. Kendati demikian, realisasi 2018 lebih tinggi dari  tahun sebelumnya yang hanya Rp169 miliar," ungkap Yudi pada wartawan di Painan, Kamis (24/1).

Sepanjang 2018, realisasi investasi di Kabupaten Pesisir Selatan Rp900 miliar, dari target Rp1,062 triliun dari target yang telah ditetapkan.

Sebagian sebesar atau Rp500 miliar diantaranya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan sisanya Penanaman Modal Asing (PMA).

Sementara dari sisi sektoral, sebagian besar adalah industri pengolahan Kelapa Sawit. Setelah itu telekomunikasi dan energi baru terbarukan (EBT).

Masalah ketiga, lanjut Yudi, soal regulasi Kementerian Keuangan dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang sering berubah.

"Makanya, kami telah koordinasikan masalah ini dengan Badan Pertanahan Nasional, Dinas PU dan Dinas Lingkungan Hidup," tuturnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya di Pesisir Selatan agar memudahkan investasi.

Sebab, dengan banyaknya investasi secara otomatis dapat memacu perekonomian daerah, utamanya masyarakat yang ada di sekitar wilayah investasi.

"Tak hanya pada masyarakat, tapi kami juga sampaikan pada investor. Mudah-mudahan di 2019 investasi di negeri sejuta pesona ini bisa lebih tinggi," tutup Yudi. (tsf)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Contact Form

Name

Email *

Message *