Perlebar Jalan dan Drainase Jadi Prioritas di Koto Tangah

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan


Perlebar Jalan dan Drainase Jadi Prioritas di Koto Tangah

Rabu, 13 Februari 2019

Padang, fajarsumbar.com - Perlebaran jalan dan memperbaiki drainase salah satu usulan yang bakal diprioritaskan pada rencana pembangunan 2020 di Kecamatan Koto Tangah. Sebab selain untuk jalan evakuasi tsunami bila terjadi gempa besar, juga memperlancar akses transportasi. Selain itu perbaikan drainase untuk menimalisir banjir.

Hal itu diakui Camat Koto Tangah, Syahrul kepada wartawan di sela-sela musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di kecamatan tersebut di aula kantor camat setempat, Rabu (13/2). "Kecamatan Koto Tangah perlu perluasan jalan, selain untuk memperlancar transportasi sekaligus untuk jalur evakuasi bila terjadi gempa besar," ujarnya.

Perbaikan dan perlembaran jalan yang dimaksud salah satunya jalan ke Simpang Brimob sampai ke Padang Sarai. Begitu drainasenya, sebab bila hujan deras mengguyur wilayah tersebut, berakibat banjir. "Alhamdulillah dua tahun tahun belakangan ini, banjir sudah kurang di Koto Tangah, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," tambahnya.

Meski demikian, katanya Kecamatan Koto Tangah selalu waspada dengan memperbaiki drainasenya, bila debit air besar saat hujan lebat tidak melimpah ke jalan dan ke perumahan warga. Akses jalan juga akan jadi proritaskan, warga pun mendukungnya.

Warga Koto Tangah, katanya selalu mendukung program pembangunan di kecamatan. Hal itu dibuktikan warga siap menyumbangkan tanahnya baik itu pembukaan jalan baru dan lainnya. "Saya mengucapkan terima kasih kepada warga selalu mendukung pembangunan, dengan memberikan sumbangan tanah tanpa ganti rugi. Saya mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah berpartisipasi untuk pembangunan sarana umum di Koto Tangah," tambahnya.

Selain itu dukungan dari anggota DPRD Sumbar maupun Kota Padang pun diapresiasi oleh Syahrul. Sebab wakil rakyat tersebut siap menyalurkan dana pokok pikiran (pokir)-nya untuk pembangunan kecamatan. "Alhamdulillah anggota DPRD Sumbar maupun Kota Padang dari dapil Koto Tangah respon dengan kelancaran pembangunan di Koto Tangah ini," tambahnya.

Menurut Syahrul musrembang itu berbagai usulan masyarakat dimulai dari rembuk warga di tingkat RW, kemudian dilanjutkan Rakorbang di kelurahan, selanjutnya musrenbang kecamatan. "Kita berharap, uusulan pembangunan 2020 nanti bisa berpedoman berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Prioritaskan yang betul-betul untuk kepentingan masyarakat banyak," tambahnya.

Ia menambahkan, dari tahun ke tahun, Pemko bersama DPRD sangat peduli melakukan pembangunan di Koto Tangah. Ini dapat dilihat dari pesatnya pembangunan di kecamatan ini, mulai dari pembangunan jalan berupa cor beton atau aspal, pembangunan sekolah, pengendalian banjir dan lainnya.

Namun begitu terang Syahrul, masih ada hal yang mesti dibenahi. Ini mengingat, Koto Tangah merupakan kecamatan yang penduduknya terbanyak dan wilayah terluas dibandingkan kecamatan lainnya. Pada 2018 yang lalu, jumlah penduduk Koto Tangah berjumlah 164 ribu orang. Namun pada 31 Januari 2019, meningkat menjadi 182 ribu orang.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar Taufik Hidayat dan anggota DPRD Kota Padang, Muharlion menyebutkan, siap menyalurkan dana pokirnya untuk pembangunan Koto Tangah ke depan. "Masih-masing kami anggota DPRD Sumbar memiliki dana pokir Rp7 miliar dan anggota DPRD Padang Rp2,5 miliar siap digelontorkan untuk Koto Tangah," ujar Taufik Hidayat yang diamini oleh Muharlion.

Muharlion menambahkan pada periode 2019-2024 nanti, jumlah anggota DPRD dari Koto Tangah ada 10 orang. Sebelumnya pada periode 2014-2019 hanya sembilan orang. "Dengan banyak jumlah anggota DPRD ini tentu anggaran dana pokok pikiran (pokir) juga meningkat. Dengan peningkatan tersebut bisa meningkatkan pembangunan di Kecamatan Koto Tangah," katanya.

Musrenbang itu dibuka walikota yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang, Eyviet Nazmar. Kegiatan itu selain dihadiri dua anggota DPRD juga dihadiri oleh para Lurah, Ketua LPM, ketua RW/RT dan seluruh perwakilan elemen masyarakat di kecamatan setempat.

Dalam arahannya Eyviet Nazmar mengatakan Musrenbang kecamatan ini merupakan forum musawarah tahunan, diharapkan akan diperoleh masukan dan kesepakatan oleh seluruh pemangku kepentingan di setiap kecamatan. "Baik kegiatan pembangunan di wilayah kecamatan maupun untuk kegiatan prioritas yang akan diusulkan ke tingkat kota," jelasnya.

Musrenbang 2020 diarahkan kepada implementasi visi, misi dan program unggulan walikota Padang 2019-2023, mewujudkan Padang yang madani berbasis pendidikan, perdagangan dan pariwisata yang unggul serta berdaya saing.

"Kita berharap, melalui Musrenbang ini akan lahir usulan-usulan untuk rencana pembangunan yang diprioritaskan untuk kemajuan kecamatan ini ke depan. Di samping mendukung visi, misi dan program unggulan wali kota-wakil walikota," tukuknya.(ab)