SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Jalan ke Mushalla Muhajirin Olo Bangau Harus Ditingkatkan


Ketaping, fajarsumbar.com - Jalan tanah di kawasan 'Kandang' Olo Bangau Ketaping, Kec. Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman jadi perhatian utama Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH dan Anggota DPRD Sumbar H.M Nurnas. Keduanya membahas soal itu di Peringatan Isra' Mikraj di Mushalla Muhajirin.

Jalan sepanjang 400 meter itu sudah layak ditingkatkan. Begitu juga dengan mushalla yang menjadi tempat peribadatan dan menuntut ilmu agama bagi anak-anak warga setempat.

"Mushalla ini harus kita tingkatkan. Hujan begini, jemaah yang tak kebagian tempat di dalam pasti basah dan suara kita pun bertanding dengan suara hujan. Anak-anak mengaji di siang hari pasti kepanasan," ungkap Leonardy, Sabtu  23 Maret 2019.

Menurut Leonardy mushalla dengan luas ruang terbatas, tanpa loteng menuntut pemikiran kita untuk segera merenovasinya. Tapi yang lebih penting adalah meningkatkan.dulu status jalan menuju mushalla.

Jalannya harus diperbagus. Lebarnya harus memungkinkan mobil masuk hingga halaman mushalla. Jalan bagus dan tidak becek seperti saat ini, pasti menambah semangat warga beribadah dan ikut kegiatan keagamaan.

"Jika sudah seperti ini, mushalla ini pasti harus diperluas. Kita bersama-sama hendaknya ikut memikirkannya. Usulan ke kabupaten dan provinsi akan lebih mudah diputuskan jika anak nagari Batang Anai banyak yang duduk di legislatif," ungkapnya.

Leonardy yakin pembangunan akan lebih mudah bagi Ketaping yang berada di ring I Bandara Internasional Minangkabau. Dia optimis seiring perbaikan jalan dan mushalla ini makin menambah semangat untuk mendalami agama. "Dengan kondisi seperti ini saja sudah begitu semangat, apalagi jika mushalla ini lebih bagus. Saya sarankan untuk mengganti namanya jadi Surau untuk mendukung program pemerintah Babaliak Ka Surau," tegasnya.

Ditambahkan Leonardy, peringatan Isra' Mikraj ini hendaknya terus dilakukan untuk membantu mengingatkan kita kembali tentang kualitas shalat agar menjadi insan yang tenang, sabar dan ikhlas. Penjelasan yang diberikan dua guru/tuanku yang dihadirkan dalam acara itu sungguh mengena.

Keduanya berupaya meningkatkan kualitas shalat jemaahnya. Karena shalat yang bermanfaat hanyalah shalat yang diterima Allah. Bagaimana kiatnya, Riski Tuanku Mudo dari Pauh dan Tuanku Siyuih dari Aie Tajun menjelaskan dengan jelas dan bahasa yang mudah dimengerti.

Tuanku pun tak lupa mengungkapkan kenapa harus begitu, berikut sejarahnya ketika Nabi Muhammad SAW Isra' dan Mikraj. Bahkan Tuanku Siyuih berupaya memberikan pemahaman secara makrifat. "Ini pasti bermanfaat bagi jemaah. Terus dipertahankan kegiatan seperti ini. Ilmu shalat yang baik dan benar ini harus disyiarkan," tegasnya.

Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas mendukung pernyataan Leonardy. Bahkan dikatakannya, saat sama-sama di DPRD Sumbar periode 2009-2014, banyak program dan kegiatan yang berpihak pada masyarakat yang diusulkan dan diperjuangkan bersama Leonardy yang merupakan menantu orang Piaman (menantu Bupati Anas Malik).

Jalan dan mushalla pun didukungnya untuk diperbaiki. Apalagi dia anak nagari Ketaping. Kemajuan kampung adalah impiannya. (zul)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *