SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Meminimalisir Buta Aksara, 25 Tutor Dilatih


Padang, fajarsumbar.com - Meski tingkat buta aksara terus menurun di Kota Padang, Satuan Pendidikan Non Formal, Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Wilayah I, Kota Padang, terus berupaya menimalisir warga buta aksara. Salah satu, memberikan diklat tutor pendidikan keaksaraan fungsional (KF).

Diklat tutor pendidikan KF tersebut dilaksanakan di aula SPNF-SKB Wilayah I. Sebanyak 25 tutor yang tersebar di enam kecamatan yang merupakan wilayah kerja SPNF-SKB wilayah I ambil bagian. Ke enam kecamatan yang mengirim perwakilan itu, Padang Timur, Padang Utara, Kuranji, Nanggalo, Koto Tangah dan Kecamatan Pauh.

"Tutor yang terpilih dari perwakilan enam kecamatan ini, merupakan orang hebat yang nantinya membagi ilmunya kepada warga. Saya berharap kepada peserta agar serius belajar selama diklat nanti, sehingga ilmu yang didapat dapat pula ditransfer kepada warga di sekitar," ujar Kabid Paudni Dinas Pendidikan Kota Padang, Nurhayati ketika membuka Diklat tutor pendidikan keaksaraan fungsional (KF) di aula kantor SPNF-SKB wilayah I, Padang Timur, Senin (25/3).

Pendidikan keaksaraan merupakan bentuk layanan pendidikan non formal yang mempunyai misi membelajarkan warga buta aksara, supaya memiliki kemampuan menulis, membaca serta berhitung.

Pada diklat yang dilangsungkan selama lima hari itu, Nurhayati berpesan kepada peserta agar serius menimba ilmu. Sebab pendidikan keaksaraan sebuah program pemberdayaan, karena melalui proses pembelajaran dapat dijadikan alat untuk meningkatkan mutu dan keterampilan hidup warga.

Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan keaksaraan tidak sebatas untuk menuntaskan permasalahan buta aksara, tetapi diharapkan menjadi alat yang dapat membantu menumbuhkan pengetahuan warga.

Diakui, Nurhayati saat ini warga yang buta aksara di Padang hanya sekitar 1 persen. Meski demikian Pemko juga punya kewajiban mengikis warga yang buta aksara tersebut. "Jumlah buta aksara di Padang hanya sekitar 1 persen lebih. Pemko punya kewajiban untuk meminalisir jumlahnya, salah satunya memberikan pelatihan kepada tutor ini. Nantinya para tutor inilah yang mengajari warga di kelurahan serta di kecamatan di tempat mereka mengabdi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPNF SKB Wilayah I, Nova Devista menyebutkan, tujuan diklat tersebut untuk meningkatkan kompetensi tutor sebagai pendidik keaksaraan fungsional.

Disebutkan, kegiatan tersebut diikuti 25 orang yang merupakan utusan dari enam kecamatan di wilayah kerja SPNF-SKB Wilayah I, Kota Padang. Sedangkan nara sumbernya, Syur'aini (dosen jurusan PLS, UNP), Nurbayati (Kebid Paudni, Dinas Pendidikan Kota Padang, Elfitriati dari Balai Pengembangan PAUD Diklat Sumbar dan pamong belajar yang berkompeten di bidangnya.(ab)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *