Pembangunan Irigasi Dongkrak Produksi Gabah

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Pembangunan Irigasi Dongkrak Produksi Gabah

Jumat, 12 Juli 2019


PADANG – Daerah Irigasi (DI) Sawah Laweh Tarusan, Pesisir Selatan, yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWS S V) Padang, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) sangat berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar.

Sejak dibangunnya DI Sawah Laweh Tarusan tersebut berdampak meningkatnya produksi gabah di wilayah Pesisir Selatan, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan nasional di wilayah tersebut, sekaligus untuk meninimalisir angka kemiskinan di wilayah Pesisir Selatan.



Irigasi Sawah Laweh berada, Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Irigasi ini mampu mengairi areal sawah seluas 3.273 hektar yang direncanakan selesai pada tahun 2021 mendatang. Pembangunan ini akan meningkatkan kontinuitas suplai air pada areal sawah yang sebelumnya masih kategori sawah tadah hujan.

Pembangunan kawasan DI Sawah Laweh Tarusan oleh PT. Adhi Karya (Persero) Tbk dengan ruang lingkup pekerjaan pembangunan bendung, kantong lumpur dan saluran sepanjang 720 m yang pengerjaannya telah selesai. Tahap II penyedia jasa PT.Ashfri-Cipako, KSO dengan ruang lingkup pekerjaan jaringan utama sepanjang 8,2 km dan Bangunan 40 Buah, 300 hari kalender, kemudian DI Sawah Laweh Paket II dengan pelaksana PT. Haka Utama.



Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Maryadi Utama menyebutkan, Kabupaten Pesisir Selatan merupakan wilayah perbukitan yang dialiri sungai besar dan sungai kecil. Daerah Irigasi Sawah Laweh memanfaatkan debit sungai Batang Tarusan dengan cara membangun bendung. Rata rata debit yang dihasilkan bendung adalah 9,12 m3/dt, Catchment area 388,00 km2 Rata-rata hujan tahunan wilayah 2.983 mm dan debit banjir rancangan Q100 1020,32 m3/dt.

Sementara itu daerah yang dilewati oleh jaringan irigasi Sawah laweh Tarusan sebanyak 14 Nagari yakni Barung-Barung Balantai Tengah, Barung-Barung Balantai Selatan, Duku Utara, Duku, Batu Hampa, Batu Hampa Selatan, Nanggalo, Setara Nanggalo, Jinang Kape Pansur, Ampang Pulai, Carocok Anau, Kapuh, Kapuh Utara, dan Pulau Karam.



DI Sawah Laweh Tarusan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Pesisir Selatan. Pasalnya, selain bangunan Bendung yang telah selesai ditahun 2017 lalu, kawasan Bendung Sawah laweh tarusan juga menjadi kawasan wisata alternatif.

Seperti dibangunnya beberapa fasilitas seperti memiliki beberapa gazebo, mushalla, Toilet, kolam serta taman nyaman yang dapat menarik masyarakat untuk bermain dan bersantai bersama keluarga. Kini harapan masyarakat pesisir selatan pun akan segera terwujud dengan dialirinya sawah-sawah mereka, sehingga produktifitas padi mereka pun akan meningkat. (adv)