SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

Satu Kilo Sabu Dimusnahkan, Tangkapan Terbesar BNNP Sumbar


Padang, fajarsumbar.com - Satu kilo sabu hasil tangkapan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar dimusnahkan dengan cara diblender, Kamis (14/3). Pemusnahan barang bukti itu dihadiri Wakil Direktur Narkoba Polda, AKBP Rudy Yulianto, Ketua Pengadilan Pariaman, perwakilan Kejaksaan Negeri Padang, pengacara dan empat tersangka.

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol. Khasril Arifin, didampingi Kabid Pemberantasan, AKBP Emrizal Hanas dan Wadir Narkoba, AKBP Rudy Yulianto, Kamis (14/3) mengatakan barang bukti yang dimusnahkan itu hasil tangkapan dari empat tersangka, yakni M Rizki, Era Gema Saputri, M Andi dan Maksilinus.

Dikatakan, awalnya petugas menangkap, M Rizki dan Era Saputri di kawasan jembatan Siti Nurbaya, Sabtu (2/3) lalu. Pasangan suami istri itu ditangkap setelah mendapat informasi dari masyarakat ada barang masuk dari Pekanbaru, Riau.

"Kami mendapatkan informasi ada sabu-sabu yang masuk dari Pekanbaru menuju Padang menggunakan mobil dan akan dilakukan transaksi di kawasan Pondok," ujar Khasril.

Kemudian Tim Pemberantasan BNNP di bawah pimpinan AKBP Emrizal Hanas melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi.

Saat melakukan pengintaian, di dekat Jembatan Siti Nurbaya terlihat dua orang dengan gerak-gerik mencurigakan dan salah seorang mencari sesuatu di dalam bak sampah.

Ketika itu, petugas melihat bungkusan plastik hitam yang dipegang. Melihat kejadian tersebut tim langsung mengamankan dua orang tersebut.

Pada saat petugas hendak mengamankan barang bukti (bb) sempat dilempar ke arah sungai namun berhasil ditemukan petugas.

Dari pasangan suami istri tersebut petugas menyita satu plastik hitam berisi empat paket sabu-sabu seberat 500 gram atau setengah kilogram, satu unit telepon genggam dan sepeda motor Kawasaki jenis KLX 150 F warna kuning beserta STNK.

Setelah mengamankan dua tersangka, petugas kembali melakukan pengembangan dan bergerak arah Padang Pariaman.

Di kawasan, Kasang dekat rel keretapi petugas mengamankan dua tersang lagi, yakni M Andi dan Maksilinus, dengan barang bukti 500 gram sabu. Kedua tersangka barang haram tersebut dibawanya dari Riau untuk diedarkan di wilayah Padang dan Padang Pariaman. "Sabu dibawa dari Riau seberat setengah kilo," ujar Khasril.

Dikatakan, untuk tindaklanjutinya pihaknya bekerjasama dengan BNNP Riau dan Polda setempat untuk melacak sumber sabu-sabu tersebut.

Selain itu, BNNP Sumbar juga berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Sumbar, karena pengawasan LP di bawahnya. "Selama saya bertugas di BNNP, ini merupakan tangkapan terbesar,"ujar putra Padang Pariaman itu. (gepe)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *