SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

30.664 Lulusan SLTA Ikuti UTBK di UNP, 4 Ribu Orang Bakal Diterima


Padang, fajarsumbar.com - Sebanyak 30.664 lulusan SLTA tahun 2017, 2018, dan 2019 bertarung memperebutkan kursi perguruan tinggi negeri di Indonesia dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan Universitas Negeri Padang (UNP). Mereka terbagi dalam dua gelombang, yaitu 18.351 peserta gelombang pertama dan 12.313 peserta gelombang kedua.

Ada yang memilih bidang Saintek dan ada pula Soshum. Dari 30.664 peserta itu, 16.256 di antaranya berasal dari pendaftar beasiswa bidik misi. “Untuk hari ini, secara substansi tidak masalah. Tidak ada gangguan berarti. Sistem siap, termasuk pada mitra UNP,” kata Rektor UNP, Prof. Ganefri, PhD., usai memantau UTBK di hari pertama, Sabtu (13/4).

Perjokian juga ditegaskannya tidak ditemui. Apalagi, panitia sangat ketat memberlakukan aturan dan menerapkan sistem yang sudah ada. Untuk tanda pengenal juga dengan sistem komputerisasi, sehingga sulit bagi para peserta melakukan perjokian. 

UTBK akan berlangsung hingga 26 Mei 2019 mendatang dengan rincian dua sesi setiap hari. Setiap peserta diperkenankan mengikuti dua kali ujian dengan ketentuan UTBK Kelompok Saintek satu kali dan kelompok Soshum satu kali atau Kelompok Soshum dua kali. 

Bagi yang ikut dua kali, harus mendaftar pada gelombang pertama maupun gelombang kedua. “Hasil tertinggilah yang kita pilih dan dari sana mereka bisa menentukan perguruan tinggi yang dipilih,” terang rektor yang saat itu didampingi Wakil Rektor I, Prof. Yunia Wardi, Wakil Rektor II, Syahril, Ph.D., dan Wakil Rektor IV, Prof. Syahrial Bahtiar serta pejabat UNP lainnya.

Materi yang diujikan pada UTBK adalah Tes Potensial Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). TPS ini berfungsi untuk mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal.

Sedangkan TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah dengan penekanan tes pada higter order thinking skills (HOTS).

Untuk kelompok ujian Saintek dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek, yaitu Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi, sedangkan kelompok ujian Soshum, yaitu TPS dan TKA Soshum, yakni Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi.

Pada tahun ini, tidak ada ujian keterampilan bagi peserta yang memilih program studi seni dan olahraga, karena kini diganti dengan portofolio yang berisikan prestasi masing-masing.

UNP sendiri disampaikan rektor lewat UTBK ini akan menerima sebanyak 4.000 calon mahasiswa atau 40 persen dari jumlah kuota yang ditetapkan. Sedangkan lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), UNP akan menerima sebanyak 20 persen atau turun dari target tahun 2018 yang mencapai 30 persen dan lewat jalur regular mandiri sebanyak 30 persen.(yuca)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *