SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

Kementerian ESDM Dorong Daerah Kembangkan Energi Baru dan Terbarukan


Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar didampingi Bupati Hendrajoni dan Sekda Erizon saat diwawancarai wartawan di Painan, Sabtu (6/11).

Pessel, fajarsumbar.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong investasi energi baru dan terbarukan di daerah yang memiliki potensi.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar mengungkapkan hal itu guna memacu capaian bauran energi nasional yang 23 persen dari sumber energi baru dan terbarukan pada 2023.

"Saat ini untuk pembangkit sudah 11 sampai 12 persen," ungkapnya pada wartawan usai rapat koordinasi pemerintah daerah di Painan, Sabtu (6/4).

Acara yang dihadiri Bupati Hendrajoni, Sekda Erizon Kepala Perangkat Daerah, camat, walinagari dan Forkompinda itu sekaligus sosialisasi capaian kinerja Kementerian ESDM.

Kunjungan tersebut juga dalam rangka peningkatan wawasan kebangsaan dan pemanfaatan potensi energi dan sumber daya mineral.

Menurutnya, jika terjadi kendala dalam pengembangan sumber energi baru dan terbarukan, kementerian siap untuk membantu.

Sementara, Bupati Hendrajoni pada kesempatan itu mengatakan Kabupaten Pesisir Selatan memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang cukup besar.

Saat ini di Kabupaten Pesisir Selatan terdapat lebih dari 20 izin Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) yang tersebar di seluruh kecamatan.

Tiga diantara izin itu kini telah memiliki purchase power agreement (PPA) atau perjanjian jual beli listrik dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Ketiganya antara lain PLTMH Bayang Nyalo, IV Nagari Bayang Utara. PLTMH Anduriang, Batang Kapas dan PLTMH Pelangai, Ranah Pesisir," sebut bupati.

Selain PLTMH, Pesisir Selatan juga memiliki potensi sumber energi baru dan terbarukan yang berasal dari bio gas dan bio diesel.

Sebab, ulas bupati, kabupaten yang berjuluk negeri sejuta pesona itu kaya akan sumber daya pertanian dan perkebunan kelapa sawit.

Bahka, beberapa waktu lalu investor Jepang telah berniat membenamkan investasinya untuk pembangkit dari bahan sekam dan tongkol jagung.

"Nah, kami tentu akan dorong terus, sehingga sejalan dengan kebijakkan energi nasional. Baru-baru ini yang PLTMH di Pelangai investasinya Rp270 miliar," tutup bupati. (tsf)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *