SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

Pemkab Pessel Targetkan PP Pengembangan KEK Bukik Ameh Keluar Tahun Ini

Hadi Susilo

Pessel, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan Peraturan Pemerintah (PP) pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bukik Ameh keluar tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata, Hadi Susilo, menyampaikan pihaknya bersama pengembang kini tengah menyiapkan dokumen pengusulan ke Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian.

"Ya, karena progresnya terus berlanjut. Usulan penerbitan PP itu nanti melalui gubernur," ungkapnya pada wartawan di Painan, Jumat (12/4).

Seperti diberitakan fajarsumbar.com, PT Poa Agro Industri berminat untuk mengembangkan KEK Bukik Ameh di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.

Keduabelah pihak telah meneken MoU pengembangan. Untuk tahap awalnya, perseroan yang bernaung di bawah PT Dempo Grup itu bakal menyiapkan investasi senilai Rp2 triliun.

Selain penyiapan dokumen pengusulan, lanjut Hadi, progres pengembangan pun telah sampai pada proses pembebasan lahan seluas 400 Hektare.

Luasan tersebut sesuai persyaratan dari pemerintah pusat. Sedangkan alokasi dana pembebasan lahan merupakan tanggungjawab pengembang.

"Kita hanya memfasilitasi saja. Kami sudah beberapa kali rapat dengan ninik mamak dan masyarakat pemilik lahan. Pemprov sangat mendukung," jelas dia.

Sebelumnya, Bupati Hendrajoni telah menyampaikan niat investor itu untuk mengembangkan KEK Bukik Ameh pada Kementerian Pariwisata.

Bahkan, menurut bupati, kementerian berjanji membantu dalam penyiapan masterplant. Sedangkan Kementerian Koordinator Kemaritiman memfasilitasi dokumen Amdal.

"Itu sekalian dengan izin lingkungannya nanti. Saya optimis, investor itu serius. Saya juga sudah sampaikan keseriusan mereka di kementerian," sebut bupati.

Rencana pengembangan KEK Bukik Ameh dimulai sejak 2017. Tahap demi tahap pembentukan terus berlangsung. Konsultasi publik untuk Amdal telah dilakukan.

Sesuai Undang-undang (UU) Nomor 39 tahun 2009, KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geo ekonomi dan geo strategis.

Keberadaannya berfungsi menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional. (tsf)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *