Perpustakaan Nagari Dilombakan di Padang Pariaman

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Perpustakaan Nagari Dilombakan di Padang Pariaman

Minggu, 21 April 2019

Padang Pariaman, fajarsumbar.com Sebagai upaya pembinaan dan meningkatkan minat baca di tengah masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Padang Pariaman menyelenggarakan lomba Perpustakaan Nagari. Penilaian tahap I berlangsung selama dua hari, Kamis (18/4) dan Senin (22/4) bertempat di Gedung Arpus, Pariaman. 

Kepala Dinas Arpus H Hendri Satria AP MSi ketika membuka kegiatan mengemukakan, penilaian tahap I berupa presentasi pengelola perpustakaan dan tanya-jawab dengan tim penilai dimaksudkan untuk memperoleh enam peserta terbaik, selanjutnya dewan juri melakukan penilaian ke lapangan guna menentukan peringkat 1 s/d 6. 

“Peserta terbaik pertama akan kami kirim untuk mengikuti lomba yang sama tingkat Provinsi Sumbar, Mei depan, dan juara pertama tingkat provinsi mengikuti lomba perpustakaan desa tingkat nasional,” ujar Hendri. 

Menurutnya, lomba kali ini diikuti 12 pengelola perpustakaan nagari yang mewakili 12 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Padang Pariaman. Ke-12 peserta adalah Pengelola Perpustakaan Nagari Ulakan (Kecamatan Ulakan Tapakis), Kurai Taji (Nan Sabaris), Sikucur Barat (V Koto Kampung Dalam). 

Berikutnya Lubuk Pandan (2x11 Enam Lingkung), Katapiang (Batang Anai), Koto Tinggi (Sungai Limau), Toboh Gadang (Sintoga), Lareh Nan Panjang (VII Koto), Malai V Suku (Batang Gasan), Limau Puruik (V Koto Timur), Parik Malintang (Enam Lingkung) dan Sikabu (Lubuk Alung). 

Sedangkan 5 (lima) Kecamatan yang tidak mengirim utusan adalah Padang Sago, Patamuan, 2x11 Kayutanam, Sungai Geringging dan IV Koto Aur Malintang. 

Tim penilai lomba ini antara lain Sekdakab H Jonpriadi SE MM selaku penanggungjawab, Kepala Dinas Arpus H Hendri Satria AP MSi (ketua tim), Sekretaris Dinas Arpus Drs Alizwar (sekretaris tim), Kabid Perpustakaan  Anasman SPd MM dan Kasi Otomatisasi Pengolahan Bahan Pustaka (Yusmiati SPd (anggota) serta Zaimarni SE MM , Herlina Kurniati dan Hutrial Alwi (sekretariat tim). 

Hendri Satria menambahkan, penilaian tahap I ini terdiri dari ekspose berupa materi presentasi dan cara penyajian (bobot nilai 60) dan hasil wawancara / pendalaman tim penilai kepada peserta (bobot nilai 40). (saco)