SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

Tommy Anggota DPRD Padang Bantu Perbaiki Jalan Kampung Caniago, 2021 Ditargetkan Bisa Dilewati Roda Empat

Tommy anggota DPRD Padang berbaur dengan masyarakat Kampung Caniago, Pauh pada goro, Minggu (7/4/2019).

Padang, fajarsumbar.com Puluhan warga termasuk emak-emak, warga Kampung Caniago, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Padang gotong royong untuk memperbaiki jalan lingkung. Hal itu dimaksudkan agar jalan sebagai sarana transportasi di RT 02/RW 03 bisa dilalui kendaraan roda empat.

"Meski sudah berpuluh-puluh tahun Indonesia merdeka, jalan lingkung dari Kampung Melayu Dua ini tembus ke Kampung Caniago, Kapalo Koto ini terkesan terabaikan dan tidak pernah tersentuh pembangunan. Namun atas inisiatif anggota DPRD Padang Tommy, kini jalan lingkung bisa diperbaiki," ujar Ketua RW 03, Kelurahan Kapalo Koto, Syamsuardi Tanjung di sela-sela goro, Minggu (7/4/2019).

Menurut Syamsuardi yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kapalo Koto tersebut di RT 02/RW 03 jalan lingkung dari Kampung Melayu Dua ke Kampung Caniago sangat menyedihkan. Apalagi sudah berpuluh-puluh tahun Indonesia merdeka jalan lingkung belum tersentuh  pembangunan, dampaknya warga kesulitan untuk membawa hasil pertanian ke pasar.

Jalan dengan panjang sekitar 1,5 kilo meter dengan lebar sekitar 3,5 meter tersebut hanya dibangun dari swadaya masyarakat.  Melihat kondisi jalan tersebut, timbul niat Tommy anggota DPRD dari Fraksi Hanura berinisiatif menyumbang untuk memperbaikinya dengan mendatangkan beberapa truk bahan bangunan semen, pasir, kerikir dan batu air.

Warga Kampung Caniago, Pauh goro memperbaiki jalan lingkung di daerah tersebut.

Material tersebut kemudian digorokan masyarakat Kampung Caniago. Puluhan warga, termasuk emak-emak berjibaku membantu agar jalan cepat dilalui kendaraan roda empat. Sebab kondisi sekarang bisa dilalui kendaraan roda dua, hanya beberapa puluhan meter saja yang bisa dilewati roda empat. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Tommy selaku anggota DPRD Padang yang telah bersedia membantu untuk memperbaiki jalan lingkung Kampung Melayu Dua - Kampung Caniago ini, semoga jalan ini ke depan bisa dilewati kendaraan roda empat,"  harap Syamsuardi.

Diakui, jalan lingkung dengan panjang sekitar 1,5 Km dari rel kereta api Stasiun PJKA Pauh V sampai ke Kampung Caniago kurang layak dilewati. Padahal daerah itu tidak daerah pinggiran kota, tapi kue pembangunan ke daerah itu kurang. Hal itu terlihat pemerintah belum bisa menyisihkan anggaran untuk mengkrekel jalan tersebut. Jalan itu hanya diperbaiki melalui swadaya masyarakat dan kini ditambah dari partisipasi anggota DPRD Kota Padang, Tommy.

Hal yang sama juga diungkapkan Edi Zamros, jalan itu jauh dari yang memadai. "Kita berharap pada 2021 jalan ini sudah bagus dan dibeton. Jika jalan ini sudah bagus, otomatis warga berdomisili di Kampung Caniago dan sekitarnya ini tidak lagi susah membawa hasil pertaniannya ke pusat perkotaan," tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Padang dari Fraksi Hanura, Tommy menyebutkan, ia akan menyalurkan dana pokok pikirannya untuk masyarakat Pauh, khususnya di daerah Kapalo Koto, terutama di Kampung Caniago tersebut. 

Melihat kondisi jalan menyedihkan dan tidak bisa dilewati roda empat. "Saya ingin jalan ini ke depan bisa dilewati roda empat," ujar Tommy yang juga Caleg dari Partai Hanura nomor urut 5 dengan daerah pemilihan Pauh - Kuranji tersebut.

Diakui Tommy yang juga warga asli Pauh, mengakui bantuan yang diberikan kepada warga Kampung Caniago tersebut belum seberapa. Namun jika ia duduk kembali jadi anggota legislatif, ia berusaya menyalurkan dana pokirnya ke daerah tersebut. "Insya Allah saya akan bangun kampung saya ini, tidak mungkin akan dibiarkan, bila saya duduk kembali jadi anggota DPRD Padang," ujar Tommy.

Diakui Tommy setiap anggota DPRD itu memiliki dana pokir untuk satu orang saja bisa mencapai Rp2,5 miliar. Dana tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan di daerah pemilihan. "Insya Allah, saya akan bangun kampung halaman saya ini," tambahnya.

Tommy yang pernah berkiprah jadi wartawan RCTI untuk wilayah Sumbar tersebut, sudah banyak membantu warga, khususnya di Pauh, meski pun pada saat itu ia belum menjadi anggota DPRD Padang. Tommy yang dikenal dekat semua kalangan, termasuk pejabat Pemko Padang sudah banyak membawa 'kue' pembangunan ke daerah Pauh. 

Emak-emak ikut berpartisipasi goro dengan menujung batu air sumbangan dari anggota DPRD Padang, Tommy.

"Pak Tommy ini sudah banyak membantu warga Pauh, meski pun pada saat itu ia belum jadi anggota DPRD Padang, ketika itu masih status menjadi wartawan. Dia itu dekat dengan semua kalangan, terutama pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Atas baiknya hubungan dengan semua kalangan ini, apa yang ia minta untuk pembangunan masyarakatnya di Pauh ini terealisasi," ujar salah seorang warga Pauh kepada fajarsumbar.com.

Menurutnya, jika Tommy kembali duduk sebagai anggota DPRD Padang otomatis dana pokirnya akan disalurkan untuk daerah Pauh dan tidak mungkin akan diberikan kepada daerah lain. Untuk itu ia berharap kepada warga Pauh agar bersama-sama untuk mendukungnya agar duduk kembali jadi wakil rakyat dengan mencoblos nomor urut 5 dari Partai Hanura untuk anggota DPRD Padang dengan lembaran surat suara warna hijau.

"Anggota DPRD ini ibarat jadi panggalan untuk mengambil buah yang tinggi. Jika tidak ada perwakilan Kecamatan Pauh di DPRD, jangan harap kue pembangunan ini bisa dinikmati. Meskipun ada hanya 'ujung-ujungnya' saja. Kalau ada ada perwakilan kita, sudah dipastikan akan memperjuangkan anggaran untuk pembangunan khususnya Pauh ini ke depan," tutupnya. (andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *