TPS Pemilihan Ulang Bertambah Jadi 56 di Sumbar

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

TPS Pemilihan Ulang Bertambah Jadi 56 di Sumbar

Senin, 22 April 2019

Padang, fajarsumbar.com – Pemungutan Suara Ulang (PSU) harus dilakukan paling lambat pada 27 April 2019 atau 10 hari setelah Pemilu.

“Bawaslu telah mengirimkan rekomendasi terhadap 89 TPS untuk dilakukan PSU, namun dari jumlah itu hanya 56 TPS yang dinyatakan tegas untuk dilakukan PSU,” kata Komisioner KPU Sumbar, Izwaryani di Padang, Minggu (21/4).

PSU katanya bisa saja dilakukan tidak serentak karena pelaksanaannya sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing TPS. “Untuk surat suara cadangan sudah berada di kabupaten dan kota, jika nanti kurang akan dijemput ke Jakarta,” ujarnya.

Terpisah, Komisioner Bawaslu Sumbar, Vifner saat dihubungi mengatakan hingga saat ini Bawaslu terus melakukan pengawasan terhadap pelanggaran yang terjadi sepanjang pelaksanaan pesta demokrasi pada 17 April lalu.

“Berdasarkan data pengawasan dan pemantauan di lapangan, sebanyak 90 TPS di Sumbar berpotensi untuk dilakukan PSU karena Bawaslu menemukan banyak kesalahan seperti pemilih bisa melakukan pencoblosan padahal tidak memiliki form A-5,” katanya.

Tak hanya itu, pengawas Bawaslu yang diturunkan di seluruh TPS juga menemukan adanya pemilih yang tidak berdomisili di daerah setempat, dan ada juga pemilih yang melakukan pencoblosan lebih dari dua kali. “Ada juga ditemukan dan dilaporkan bahwa petugas Kelompak Panitia Pemungutan Suara (KPPS) berlebih memberikan surat pada satu orang pemilih,” katanya.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Bawaslu Sumbar, untuk lokasi TPS yang berpotensi dilakukan PSU yaitu diantaranya Kota Padang, Bukittinggi, Solok Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Sijunjung.

“Jumlah tersebut masih berkemungkinan bertambah karena saat ini petugas Bawasalu masih terus berupaya melakukan pengawasan dan pencatatan terkait pelanggaran Pemilu. TPS terbanyak yaitu di Kota Padang yaitu berjumlah 33 TPS. Jumlah itu meningkat dari dua hari sebulumnya yang hanya 29 TPS,” ungkapnya. (rahmat)