SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

Walikota Lepas Pendistribusian Logistik Pemilu


Padang Panjang,fajarsumbar.com - Walikota Padang Panjang Fadly Amran resmi melepas pendistribusian logistik Pemilu di Gudang KPU Kota Padang Panjang, Jalan A.Yani Guguk Malintang, Selasa (16/4).

Logistik sebanyak enam mobil tersebut terbagi atas dua tim, yang akan tersebar di 16 Kelurahan yang ada di Kota Padang Panjang. Kotak suara tersebut berjumlah 885 kotak suara.

Truk yang akan mengantar surat suara dan perlengkapan Pemilu tersebut dikawal langsung oleh seluruh personel pengamanan Pemilu serentak 2019 yakni TNI-Polri Kota Padang Panjang menuju masing-masing kelurahan.

Sebelum melepas jalannya truk tersebut, Fadly Amran, menyampaikan harapannya agar pemilu demokrasi ini dapat berjalan dengan lancar dan jujur, serta junjung tinggi sportivitas. "Semoga tidak ada kecurangan-kecurangan yang muncul selama Pemilu berlangsung," ujarnya.

Fadly juga mengajak seluruh masyarakat, ramaikan TPS untuk menyalurkan hak suara dengan memilih calon yang sesuai hati nurani masing-masing.

Begitu juga dengan Okta Novisyah mengatakan ucapan terimakasih kepada jajaran Polres dalam mendukung kegiatan KPU dalam pengamanan kotak suara hingga nanti penghitungan surat suara.

Terkait dengan pendistribusian logistik, KPU berharap kepada armada yang mengantarkan kotak suara dapat menjaga keamanan kotak suara agar jangan sampai rusak.
Untuk esoknya, surat suara yang sampai di gudang logistik PPS akan dijemput oleh KPPS untuk dibawa ke TPS masing-masing.

Pesan Okta untuk masyarakat, mari datang ke TPS pada 17 April, jangan takut ada intimidasi di TPS dalam menyalurkan hak pilihnya. "Pilihlah sesuai keinginan, jangan karena adanya unsur money politic serta jangan karena mendapatkan janji-janji dari salah satu calon," jelas Okta.

Sementara Ketua Banwaslu Santina menambahkan tugas Banwaslu dalam mengawal Pemilu yakni pencegahan, pengawasan dan penindakan.
"Kami tim pengawas akan menyebar di PPS untuk memastikan bahwa kotak suara yang diantar dari gudang logistik KPU sampai dan diterima oleh Ketua PPS," kata Santina.

Santina juga menjelaskan bahwa selama pengawasan pada masa minggu tenang, Banwaslu melaksanakan patroli pengawasan selama 24 jam.

 "Setiap hari menjelang hari H ,kami menyampaikan hal-hal yang tidak boleh dilakukan peserta Pemilu selama masa tenang, sedangkan pada malam hari kami melakukan patroli hingga pagi," paparnya. (adek)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *