SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

Jorong Tombang Tolak Keluar Dari Nagari Sinuruik

Wakil Bupati Pasbar, H. Yulianto menyerahkan bantuan Pemda Pasbar untuk pembangunan masjid Rp 10 juta dan satu rol karpet sajadah di Masjid  Al Muhaimin Jorong Tombang Sabtu lalu. Andika

Pasbar, fajarsumbar.comWarga Jorong Tombang, Kecamatan Talamau,  Kabupaten Pasaman  Barat tak ingin pisah dari nagari induk,  Nagari Sinuruik.  Padahal, sebenarnya wilayah itu masuk pemekaran nagari ke Nagari Persiapan Tinggam.

Salah seorang ninik mamak setempat, Darmawan yang curhat kepada Wakil Bupati Pasbar, H. Yulianto saat berkunjung ke Jorong Tombang bersama tim safari Ramadan kabupaten mengatakan, warga Tombang bukan menolak pemekaran nagari Tinggam. Akan tetapi, mereka adalah keturunan dari Nagari Sinuruik.

"Kami ini adalah keturunan Sinuruik, jadi keputusan kami Tombang tetap berada dalam wilayah Nagari Sinuruik," katanya.

Dikatakan, pihaknya senang Pemerintah Daerah Pasaman Barat melakukan pemekaran nagari. Dan senang pula, Tinggam akan berada dalam satu nagari yang berdiri sendiri. Akan tetapi, Tombang memang berdekatan dengan Tinggam, tetapi secara kultur, warga tombang adalah keturunan sinuruik. Sehingga, diminta kepada Pemda, agar Jorong Tombang tetap masuk wilayah Nagari Sinuruik.

Disisi lain Darmawan menyampaikan, ucapan terima kasihnya kepada rombongan tim  Safari Ramadhan yang datang dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pasaman Barat di Masjid Al Muhaimin Jorong Tombang, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Sabtu (11/5) malam.

“Kami mewakili masyarakat jorong tombang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wabup yang sudah menyempatkan datang ke kampung kami ini. Kedepan masyarakat tombang ingin rasanya diperhatikan lebih baik lagi, karena sudah 15 tahun Pasaman Barat mekar yang kampung kami ini baru pernah dikunjungi pejabat sebanyak ini,” ungkapnya.

Katanya, Tombang masih terisolir dan ternelakang. Baik dari sarana prasarana yang masih jauh tertinggal begitu juga dengan sumber daya manusianya.

Wabup Pasbar, Yulianto menyampaikan permohonan maaf, karena tim kabupaten tidak bisa setiap tahun datang berkunjung ke jorong tombang ini, karena juga masih banyak daerah-daerah lain yang juga harus dikunjungi.

“Waktu saya berkunjung kesini beberapa waktu yang lalu, saya berkeinginan untuk safari ramadhan disini. Makanya saya buatkan jadwal khusus bersama kepala OPD lainnya, karena kampung ini butuh campur tangan kita bersama, " kata Wabup.

Terkait rencana pemekaran nagari dari kejorongan tinggam, diharapkan kepada Camat untuk memfasilitasi kedua kejorongan ini agar tidak menjadi suatu masalah.

“Mohon nanti camat, jorong, ninik mamak dan kabag Pemnag agar duduk bersama menyelesaikan masalah pemekaran nagari ini. Jangan sampai hal ini menjadi perselisihan diantara saudara kita disini,”Tegas Yulianto.

Beliau menyampaikan kedatangannya ke jorong tombang adalah murni untuk silaturrahmi dalam memperhatikan pembangunan daerah ini kedepannya.(Andika)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *