Semen Padang FC Gagal Amankan Poin Penuh di Kandang

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Semen Padang FC Gagal Amankan Poin Penuh di Kandang

Kamis, 30 Mei 2019

Padang, fajarsumbar.com – Target Semen Padang FC mengamankan tiga angka pertama di laga kandang gagal. Kabau Sirah harus berbagi angka atas Persib di pekan ketiga Liga 1.

Menjamu pasukan Maung Bandung, di Stadion H. Agus Salim, Padang, Rabu (29/5/2019) malam armada Kabau Sirah tak mampu mencetak gol. Begitu pula sebaliknya, tim tamu juga tak bisa merobek jalan gawang Teja Paku Alam.

Duel yang diwarnai hujan lebat membuat laga sedikit tak berkembang. Taktik yang diperagakan kedua kubu terhalang dengan situasi kondisi lapangan yang basah itu.

Fiaghting spirit yang diperlihatkan Irsyad Maulana dan kolega terutama lini tengah dan belakang menyebabkan skema permainan Supardi Natsir cs., juga tidak berkembang dengan baik. Pada 45 menit pertama itu, kedua kubu tak terlalu banyak menciptakan peluang.

Namun tim tamu lebih dulu di menit 15. Namun sundulan Ezeqeuil masih bisa diamankan kiper Teja Paku Alam.

Kubu tuan rumah baru menciptakan peluang di menit 25. Sebuah serangan balik dari Dedi Hartono di sisi kanan luar. Umpan terukur Dedi ke dalam kotak penalti gagal dimanfaatkan Karl Marx Barthelemy.

Kemudian di menit 37 aksi kerjasama Rosad Setiawan dengan Karl Marx Barthelemy juga gagal berbuah gol.

Setelah itu, serangan kedua kubu praktis gagal menyampai kotak penalti sampai wasit meniup peluit panjang pertanda babak pertama usai.

Di babak kedua, Kabau Sirah langsung menekan. Dedi Hartono yang beroperasi di sayap kanan hampir saja menjebol jala gawang I Made Wirawan di saat babak kedua baru berjalan satu menit. Hanya saja sontekan Dedi masih lemah.

Begitu pula sebaliknya, upaya striker asing Persib, Ezechiel masih bisa dipatahkan barisan belakang tuan rumah yang dikoordinasikan duet center bek, Shukurali Pulatov dan Agung Prasetyo dibantu oleh Dedi Gusmawan dan Boaz Atururi.

Pertengahan 45 menit kedua, juru taktik kedua kubu, Syafrianto Rusli dan Robert Rene Alberts memasukkan pemain pengganti juga belum banyak menciptakan peluang.

Pertandingan yang dipimpin wasit Agus Fauzan Arifin diwarnai hujan kartu kuning. Sedikitnya ada tujuh kartu kuning dikeluarkan wasit asal Yogyakarta itu untuk kedua kubu.

Hingga laga bubaran papan skor kacamata alias 0-0 tidak berubah. Dengan raihan satu poin itu posisi Semen Padang FC di dasar klasemen tidak berubah.

Pelatih Syafrianto Rusli (SR) kepada jurnalis usai laga meminta maaf kepada masyarakat yang gagal memenuhi target kemenangan di kandang. Namun coach SR tetap memberi apluas kepada punggawanya. “Anak-anak bermain lepas, dan kita banyak menciptakan peluang tapi tidak bisa cetak gol,” kata coach SR.

Begitu pula perrnyataan disampaikan Teja Paku Alam. “Kami sudah bermain dengan maksimal.namun Allah belum memberikan kemenangan untuk.kami. Mudah-mudahan di laga kandang setelah ini kami bisa menang,” ujar Teja optimistis.

Kubu tamu, coach Robert Rene Albert mengakui target tiga angka di Padang gagal diraih. Padahal permainan timnya lebih menguasai daripada kubu tuan rumah. Robert pun mengakui Semen Padang bagus dalam menerapkan pertahanan dan juga counter attack yang berbahaya.

Sama halnya pernyataan yang disamaikan Bojan Malisic yang mendampingi coach Robert Albert dalam keterangan resmi usai laga. “Kami main bagus dan menguasai laga, namun ada kendala dengan kondisi hujan. Nanti di Bandung kami akan mengalahkan Semen Padang,” ujar deffender Maung Bandung itu.

Irsyad Maulana cs., baru membukukan dua angka hasil dari imbang 1-1 versus PSS Sleman dan imbang tanpa gol kontra Persib.

Libur
Usai menjamu Persib di pekan ketiga, Rabu (29/5/2019) malam ini, maka laga berikutnya Kabau Sirah masih akan memainkan dua laga kandang. Hanya saja, duel keempat Semen Padang FC baru akan dibentang usai libur Lebaran.(*)