Tanggapi Laporan Warga Payakumbuh, Satpol PP Tertibkan Remaja Keluyuran yang Berpasang-Pasangan

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Tanggapi Laporan Warga Payakumbuh, Satpol PP Tertibkan Remaja Keluyuran yang Berpasang-Pasangan

Minggu, 26 Mei 2019

Payakumbuh, fajarsumbar.com - Tak lama setelah berita tantang himbauan disiplin beragama dan ketertiban dari Walikota Riza Falepi diposting di media sosial Facebook, Sabtu (26/5) malam.

Masyarakat Kota Biru melaporkan kepada Pemko Payakumbuh agar melakukan penertiban di beberapa lokasi yang diduga digunakan oleh beberapa anak muda untuk melakukan kenelkalan yang dianggap meresahkan oleh warga.

"Sekalian tertibkan anak-anak di Simpang by Pass dan TAMAN ONTEL, sore-sore mereka merokok, kalau malam berpasang-pasangan, yo ndak bataratik," ujar pemilik akun Wanda menulis di kolom komentar postingan Facebook Kehumasan Diskominfo.

Tak berselang beberapa jam, laporan tersebut ditanggapi dan diproses Sayfrizal, Kabid Satpol PP Kota Payakumbuh yang melihat postingan tersebut, terbukti dengan dilakukannya pada malam itu juga sweeping di beberapa area publik yang diduga digunakan oleh beberapa pasang pemuda-pemudi untuk berkumpul dan berpasang-pasangan di malam hari.

"Malam ini langsung kita tindak lanjuti masukan dari bapak, terimakasih informasi nya, kami dengan senang hati menerima masukan dari semua masyarakat Kota Payakumbuh, demi tercipta nya Payakumbuh yang aman dan nyaman, terimakasih," tulis Syafriza.

Benar saja, hanya sedikit saja ada laporan lokasi yang meresahka dari warga, penertiban yang dilakukan oleh Pemko Payakumbuh pada malam itu dipimpin langsung oleh Devitra selaku Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh.

Dijelaskan Devitra, tempat-tempat publik yang diduga biasanya disalahgunakan untuk perbuatan maksiat, seperti Pasar Padang Kaduduak, Taman Agam Tanjuang Pauah, hingga Jembatan Ratapan Ibu, tidak akan memiliki celah bagi pelaku Pekat.

"Selain itu kita juga melakukan patroli dari mesjid ke mesjid untuk memastikan tidak ada bunyi letusan petasan yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat beribadah shalat malam hari," ujar Kasatpol PP tersebut.

Devitra juga mengatakan dengan melakukan patroli rutin, hal-hal yang selama ini menjadi keresahan warga dapat ditekan dan diminimalisir, meskipun disebagian tempat masih ada beberapa gangguan termasuk laporan yang diproses saat ini.

"Setiap malam Satpol PP melakukan patroli rutin, guna menjaga keamanan dan ketertiban warga Kota Payakumbuh, dan juga sesuai dengan edaran bersama Walikota dan DPRD, kami petugas penegak perda siap untuk menjalankan tugas di malam bulan ramadhan, bisa dikatakan kami aktif 24 jam," tambah Devitra. (ah)