Bupati Pasaman Canangkan Pelayanan KB-Kes Bhayangkara dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Bupati Pasaman Canangkan Pelayanan KB-Kes Bhayangkara dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Kamis, 27 Juni 2019

Pasaman, fajarsumbar.com - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, Canangkan Pelayanan KB-Kes Bhayangkara, dan Pelayanan Kesehatan Gratis. Kegiatan ini ditandai dengan pemukulan Gong oleh Kepala BKKBN yang diwakili Sekretaris BKKBN Sumbar, Drs. Budi Mulya, didampingi Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, bertempat di Puskesmas Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan, Kamis (27/06/2019).

Pencanangan ini dihadiri unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asissten, Kepala OPD, Ketua TP PKK Pasaman, Ketua GOW Pasaman, Ketua Bhayangkari, Kepala Puskesmas, Camat se-Pasaman, Walinagari dan tamu lainnya, dalam rangka   rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-73 tahun.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DPP-KB Pasaman Desrizal mengatakan, pencanangan pelayanan KB-Kes Bhayangkara dan pelayanan kesehatan gratis ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

"Kegiatan ini juga meningkatkan peran pemerintah, pemerintah daerah, lembaga non pemerintahdan swasta dalam memfasilitasi, pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait. Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan," terangnya.

Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin mengatakan, saat ini Polres Pasaman konsisten berpartisipasi aktif dalam berbagai macam kegiatan Keluarga Berencana untuk meningkatkan pencapaian program KB, dan pengendalian penduduk di Kabupaten Pasaman.

Kegiatan ini merupakan aktualisasi komitmen serta kepedulian Polres Pasaman dalam memberikan pengabdian terbaik melalui penyediaan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan turut sertanya pihak kepolisian dalam kegiatan ini, setidaknya dapat menekan lajunya pertumbuhan penduduk khususnya di Kabupaten Pasaman.

 "Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama Pemkab Pasaman, IBI dengan Polres Pasaman" . Hal ini juga bagian dari wujud rasa syukur Polri yang sebentar lagi memperingati HUT Bhayangkara," ungkapnya.

"Dengan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, akan mampu membangun sumberdaya manusia yang dimulai dari keluarga," ujar Kapolres.

Selain itu, katanya, melalui kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya kesehatan dengan mengikuti KB, sehingga dapat mempercepat terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera dan berkualitas.

Dalam sambutannya Sekretaris BKKBN provinsi Sumbar, Drs. Budi Mulya mengatakan, IBI merupakan organisasi profesi yang cukup besar dan memasuki usia 68 tahun tanggal 24 Juni 2019. "IBI adalah satu-satunya wadah bidan yang berperan dalam pelayanan kebidanan, KB dan pelayanan kesehatan masyarakat," ucapnya. Budi Mulya berharap, dengan cakupan KB yang tinggi dan pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat menurunkan angka kematian Ibu dan bayi, sekaligus menurunkan laju pertumbuhan penduduk.

Sementara itu, Bupati Pasaman Yusuf Lubis menyebutkan, dimulainya kegiatan ini dimaksudkan untuk meng informasikan kepada aparatur pemerintah dan masyarakat, bahwa program pembangunan yang tengah dilaksanakan saat ini didukung sepenuhnya oleh Polres Pasaman, IBI cabang Pasaman bersama pemerintah dan masyarakat.

"Saya atas nama Pemkab Pasaman dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Polres Pasaman, IBI dan pihak terkait yang telah memprakarsai pelaksanaan program KB-Kes yang merupakan salah satu visi yang telah kita tetapkan yakni terwujudnya masyarakat kabupaten pasaman yang sejahtera, agamis dan berbudaya," ungkapnya.

Yusuf Lubis juga mengatakan bahwa, program KB ini merupakan program nasional yang harus disukseskan bersama, karena masalah pengendalian pertumbuhan penduduk bukanlah persoalan yang berdiri sendiri. (St.M)