Waspada! Mengemudi Saat Mengantuk Lebih Berbahaya daripada Mabuk

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan


Waspada! Mengemudi Saat Mengantuk Lebih Berbahaya daripada Mabuk

Sabtu, 01 Juni 2019

Jakarta, fajarsumbar.com - Mengantuk saat berkendara nampaknya hal yang sulit dihindari oleh pengemudi apalagi ketika menyetir jarak jauh untuk mudik. Padahal, mengemudi saat kondisi mengantuk sangatlah berbahaya.

"Mengendara dalam kondisi mengantuk itu lebih berbahaya dibanding mabuk. Mengendara dalam kondisi mengantuk bahayanya adalah kemampuan konsentrasi, kewaspadaan, respons refleksnya sudah buruk," tutur praktisi kesehatan tidur dari RS Mitra Keluarga Kemayoran, dr Andreas Prasadja, RSPGT saat dijumpai detikHealth, Jumat (31/5/2019).

Setiap tahun, data kepolisian menunjukkan penyebab kecelakaan yang utama saat melakukan perjalanan mudik adalah mengantuk atau kelalaian manusia.

"Nah kenapa manusia bisa lalai? Satu-satunya ya ngantuk. Apa lagi? Nggak ada, karena kemampuan konsentrasi dan kewaspadaan kita semua hanya dibangun pada saat tidur," sebut dokter yang lebih akrab disapa dr Ade ini sebagaimana dilansir detikHealth.com.

Lebih lanjut, dr Ade mengatakan tidak ada satu zat pun yang bisa menggantikan efek restoratif tidur. Sebab itu, tidur merupakan komponen satu-satunya yang harus kita jaga terutama saat berencana akan mudik dengan menyetir kendaraan sendiri.

"Kita harus memprioritaskan kesehatan tidur kita, jangan cuma minum vitamin, konsumsi penambah energi, kafein, itu no. Jadi persiapan untuk diri kita adalah mempersiapkan kesehatan tidur," pungkasnya.(*)