Nasabah Kembali Keluhkan Layanan Bank Nagari Cabang Painan

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Nasabah Kembali Keluhkan Layanan Bank Nagari Cabang Painan

Jumat, 28 Juni 2019
Kantor Cabang Bank Nagari Painan

Pessel, FajarSumbar.com-Nasabah kembali mengeluhkan pelayanan Bank Nagari Cabang Painan. Dari lima teller yang ada, hanya dua yang difungsikan. 

Akibatnya sering terjadi antrean panjang, hingga memakan waktu berjam-jam. "Bahkan tadi, (Jumat 28 Juni 2019-red) hanya satu teller saya yang difungsikan," keluh Ed (35), salah seorang nasabah pada wartawan di Painan, Jumat (28/6).

Menurutnya, kondisi seperti itu perlu menjadi perhatian manajemen. Apalagi, Bank Nagari merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

Harus ada standar waktu yang jelas dalam tiap pelayanan untuk di teller. Padahal, bank pelat merah itu mengklaim selalu telah memberikan pelayanan yang optimal bagi nasabahnya.

Kemudian memperbesar porsi kredit komersil dibandingkan kredit konsumtif. Sebab, pada dasar pendiriannya, keberadaan Bank Nagari adalah untuk pembangunan daerah.

Sementara Pimpinan Cabang Bank Nagari Painan, Almayzar mengakui hingga kini pihaknya memang masih mengoperasikan dua teller saja.

Sedangkan saat jam istirahat hanya memungsikan satu teller. "Akan tetapi, pas jam istirahat kami tetap berjalan. Saya harap nasabah bersabar," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya berjanji bakal melihat perkembangan. Jika memang dibutuhkan, Bank Nagari Painan akan meminta pada kantor pusat di Padang," ujarnya.

Sebelumnya, juga dikeluhkan nasabah lainnya. Buyung (31), dirinya kecewa ketika hendak menarik uangnya pada ATM Bank Nagari di RSUD Painan.

Betapa tidak, ia tidak bisa menarik uangnya karena ATM kosong. Padahal, ketika itu ia sangat membutuhkan. 

"Kalau dua unit mesin ATM ini kosong, kita sulit untuk bisa lebih cepat mengambil uang. Sebab, ATM Bank Nagari keberadaannya sangat terbatas," ujarnya

Ia berharap, Pihak Bank Nagari Cabang Painan dapat mengantisipasi hal tersebut, menurutnya menjelang libur lebaran kebutuhan nasabah akan meningkat.

"Tujuan ATM itu untuk mempercepat nasabah menarik uang. Jadi kalau bisa 24 jam harus terus diisi. Apalagi saat lebaran, artinya tak boleh kosong," tutupnya. (tsf)