SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

Posyantek Tepat Guna Mansiro Guguak Malalo Dinilai Tim Provinsi Sumatera Barat


Tanah Datar, fajarsumbar.com-Ketua Posyantek Mansiro Musrianto Dt. Majo Datuk dalam paparannya menyampaikan posyantek ini dibentuk pada tahun 2017 melalui SK Walinagari Guguak Malalo.

Nama Mansiro sampai M Dt. Majo Datuk merupakan nama bukit yang punya potensi di bidang pertanian dan wisata namun belum digarap secara maksimal.

Lebih lanjut M. Dt Majo Datuk, tujuan dibentuk posyantek adalah untuk menjembatani masyarakat pengguna Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan sumber TTG, sebagai tempat konsultasi layanan serta pendampingan kepada masyarakat.

Posyantek Mansiro sampai saat ini sudah produksi 60 unit alat di antaranya 5 unit pembersih gulma, 3 unit pengiris umbi,  2 unit spiner dan 50 unit pembersih hama."Saat ini juga ada pesanan dalam proses pengerjaan yaitu pengiris bawang 7 unit, spiner 2 unit dan pembersih gulma 5 unit", ucapnya lagi.

M. Dt Majo Datuk menerangkan produk yang diciptakan menggunakan teknologi sederhana sehingga mudah digunakan masyarakat sesuai kebutuhannya untuk meningkatkan produktifitas usaha. Selain itu, Posyantek yang dipimpinnya sudah bekerjasama dengan bengkel Cahaya Baru, Keltan Kandang Gajah dan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Batipuh Selatan.

“Bersama BPP Kecamatan, kita sosialisasikan produk kepada petani untuk membantu peningkatan produksi pertanian. Ke depan harapan kami adalah fasilitasi hak cipta dan bisa bekerjasama dengan Kemen Ristek dan Pendidikan Tinggi untuk pengembangan lebih lanjut,” urainya.
Baru-baru prestasi sudah diraih ungkapnya, salah seorang inovator Posyantek Mansiro Suhainis menjadi juara pertama inovasi TTG tingkat Provinsi dengan produk alat pengiris ubi.

Bupati Tanah Datar yang diwakili Asisten Ekobang Edi Susanto dalam sekapur sirihnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus Posyantek Mansiro dan semua pihak yang turut membina posyantek ini.

Disampaikan pemerintah daerah terus berupaya mendorong terbentuknya Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna. “Saat ini sudah ada 7 kecamatan dari 14 kecamatan yang membentuk posyantek di antaranya Pariangan, Rambatan, Lima Kaum, Sungayang, Salimpaung, Lintau Buo Utara dan Batipuh Selatan dan terus kita dorong mengingat besarnya manfaat posyantek bagi masyarakat,” terang Edi.

“Pemerintah menyambut baik penilaian ini, dengan harapan motivasi dan masyarakat, pengurus dan pembina teknis akan meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” tegasnya.

Ketua Tim Penilai Posyantek Berprestasi Suhendrik Anwar mengatakan kemajuan teknologi harus disikapi dengan cepat. “Lahirkan inovasi teknologi tepat guna yang bisa mendorong majunya usaha masyarakat baik usaha mikro maupun pertanian,” anjurnya.

Untuk itu, terang Suhendrik Anwar dari unsur Perguruan Tinggi serta anggota lain dari Dinas PMD, Koperindag Provinsi akan menseleksi posyantek untuk dipilih menjadi wakil Sumatera Barat di ajang nasional. “Indikator penilaiannya adalah profil posyantek, administrasi organisasi, pengelolaan pelayanan informasi, kemandirian dana dan database potensi TTG,” jelasnya.

Turut hadir Staf Ahli Bupati Nuryeddisman, Kepala OPD, Forkompinca dan tokoh masyarakat yang juga Dosen Unand Najmuddin M. Rasul dan unsur masyarakat Nagari Guguak Malalo lainnya.(*/adek)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *