SUMBAR

Kota Padang

Fajar Terkini

Pemkab dan 6 Pemenang Tender Tandatangani Kontrak


Tanah Datar,fajarsumbar.com-Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama rekanan pemenang tender disaksikan Tim Pengawal, Pengaman, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batusangkar lakukan penandatanganan 6 kontrak pekerjaan yang menandai pelaksanaan pekerjaan sudah bisa dilaksanakan, Rabu (10/7/2019) di aula dinas Koperindag jalan M. Yamin Bukit Gombak Batusangkar.

Bupati Tanah Datar diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Nuryedisman menyampaikan, kondisi APBD Tanah Datar yang mengalami defisit sampai Rp.84 Miliar menyebabkan berbagai pembangunan agak sulit untuk dilaksanakan, karena itu perlu jemput bola peroleh bantuan pembangunan dari pemerintah pusat.

“Permasalahan kemacetan di Pasar Koto Baru Kecamatan X Koto pada hari pasar sudah berlangsung cukup lama, namun sudah ada titik terang kemacetan diatasi dengan menggeser pasar agak ke belakang sehingga pedagang ketika bertransaksi bisa lebih aman, nyaman dan tidak menyebabkan macet lagi,” kata Nuryedisman.

Untuk pasar Simabur, tambah Nuryedisman, pada hari pasar juga sudah menyebabkan kemacetan. “Penduduk bertambah dan para pedagang juga semakin banyak, terlebih kios berlimpah dan pengaturan yang kurang tertib, sehingga akses jalan terpakai yang menyebabkan kemacetan,” ujarnya.

Sementara itu untuk pengadaan alat tenun di Sentra Tenun Lintau, Nuryedisman mengungkapkan, dengan pengadaan mesin peralatan tenun diharapkan dapat meningkatkan pendapatan penenun. 

“Semakin dilengkapinya mesin dan alat tenun diharapkan dimanfaatkan secara maksimal oleh para penenun, masyarakat ataupun generasi muda kita yang memakai alat tersebut, sehingga juga bisa meningkatkan taraf ekonomi,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Staf Ahli Bupati berharap kepada kontraktor atau rekanan yang akan melaksanakan pekerjaan agar bekerja sesuai spek dan kontrak. “Bekerjalah sesuai aturan dan peraturan serta kontrak. Jangan lakukan kesalahan sekecil apapun, karena tentu kita tidak inginkan bermasalah dan berurusan dengan hukum,” tukasnya.

Selepas itu, Kepala Dinas Koperindag Marwan mengungkapkan, pelaksanaan pembangunan pasar Koto Baru sudah melewati berbagai perjuangan. “Pasar Koto Baru sudah dua kali gagal tender sehingga dana kembali ke pemerintah pusat. 

Ini tentu menjadi kerugian kita bersama, namun Alhamdulillah tahun ini pembangunan bisa dilaksanakan dan tentu diharap nantinya akan bisa mengurai kemacetan yang telah menjadi momok bagi siapa saja yang melewati jalan tersebut,” ujarnya.

Marwan menambahkan, berbagai pelaksanaan proyek sengaja menggandeng TP4D Kejari Batusangkar untuk mengawal dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan. “Sengaja kita gandeng dan libatkan TP4D agar pembangunan bisa terlaksana dengan baik. 

Di kesempatan ini saya juga sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung sehingga tender ini bisa terlaksana dan khusus pasar Koto Baru Insya Allah 20 Juli nanti akan lakukan peletakan batu pertama pembangunan,” ujarnya.

Selepas itu anggota TP4D Kejari Melhadi harap kontraktor dan pengawas dapat bersinergi di lapangan untuk mengawal pelaksanaan proyek. 

“TP4D tidak akan ikut campur permasalahan teknis proyek, tim akan mengawal bukan menakut-nakuti, akan menindak apabila ada kesalahan, makanya bekerjalah sesuai aturan, jangan bekerja asal-asalan, karena ini untuk kepentingan masyarakat kita,” kata Melhadi,(adek)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *