Pemkab Pessel Tertibkan Pedagang Pasar Kambang

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan


Pemkab Pessel Tertibkan Pedagang Pasar Kambang

Kamis, 25 Juli 2019
Kondisi pasar semi modern Kambang Kecamatan Lengayang yang kosong ditinggal pedagang

Pessel, FajarSumbar.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bakal  menertibkan pedagang Pasar Kambang untuk masuk ke dalam kios dan petak pasar yang baru.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Azral, mengungkapkan sesuai rencana, upaya itu rencananya dilakukan besok, Jumat 26 Juli 2019.

Ajakan juga melibatkan Polisin Pamong Praja dan Dinas Perhubungan. "Tapi didak semua. Hanya beberapa komoditi saja seperti cabe, bawang dan kentang," ungkapnya di Painan, Kamis (25/7).

Setelah sempat dihuni sebentar, pedagang di Pasar Kambang Kecamatan Lengayang mulai meninggalkan pasar semi modern yang baru dibangun pemerintah daerah.

Pedagang menilai, pasar dengan 32 kios itu terasa sempit. Suasana di dalamnya terasa kurang nyaman. Karenanya, pembeli merasa enggan masuk ke dalam pasar. 

Apalagi, menurut mereka, pemerintah daerah terkesan tidak serius menata pedagang di pasar yang dibangun melalui dana tugas pembantuan (TP) senilai Rp6 miliar itu. 

Sebenarnya, lanjut Azral, keengganan masuk ke dalam karena pedagang dari daerah lain masih berjualan di luar. Akibatnya berdampak pada sepinya pembeli di dalam. 

"Jadi, bukan semata-mata karena kondisi pasar," jelasnya.

Terkait ukuran kios dan design pasar, sudah ditentukan. Sebab, seluruh yang dibangun melalui dana TP design dan ukurannya sudah ditentukan Kementerian Perdagangan. 

Hal itu berbeda dengan yang dibangun lewat Dana Alokasi Khusus (DAK). Design dan ukurannya sesuai dengan rencana pemerintah daerah.

Saat ini, di pasar Kambang, ulasnya, tengah dibangun 24 kios lainnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 senilai Rp1,2 miliar. Design dan ukurannya lebih besar dari yang melalui dana TP.

"Ukurannya 3x4. Lebih luas satu meter. Kata kontraktornya awal Agustus ini rampung. Untuk bisa ditempati, butuh proses satu bulan ke depan. Karena pedagang harus lotting," ujarnya.

Sejak 2017, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan membangun 26 pasar di sejumlah kecamatan. Muara Sakai, Lunang, Padang Cupak dan Koto Barapak merupakan unit baru.

Sedangkan 22 unit lainnya merupakan rehab pasar yang sudah ada sebelumnya. Secara keseluruhan, total anggaran mencapai Rp60 miliar.

"Sumbernya dari dana TP, DAK, Pokir dan APBD," tutupnya yang juga didampingi Kepala Bidang Perdagangan, Hendro Kurniawan. (tsf)