Peringati Gernas Baku, TK Telkom Adakan Lomba Menggambar

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan


Peringati Gernas Baku, TK Telkom Adakan Lomba Menggambar

Sabtu, 27 Juli 2019
Kabid PAUDNI Hj.Nurhayati, MM didampingi Kepala Sekolah TK Telkom Irma Candra Dewi melepaskan balon tanda dimulainya kegiatan GERNASBAKU di TK Telkom, Sabtu (27/7).

Padang, fajarsumbar.com - Dalam rangka memperingati Hari Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas Baku), TK Telkom mengadakan kegiatan lomba menggambar antar orang tua dan murid di sekolah tersebut, Sabtu (27/7).

Kegiatan itu dibuka Kabid Paudni Dinas Pendidikan Kota Padang, Hj. Nurhayati, MM. Kegiatan lomba diikuti oleh 145 peserta dengan pemperebutkan tropi serta bingkisan.

Nurhayati pada kesempatan itu menyebutkan, kegiatan yang serentak diadakan di seluruh Indonesia pada 27 Juni itu, telah menjadi  program tetap Pemko Padang tiap tahun.

"Tujuan utamanya mempererat hubungan batin  antara orang tua dan anak dalam hal membentuk karakter murid semenjak dini dengan membaca buku,” ujarnya.

Disebutkan, sesungguhnya masa depan anak tersebut sagat tergantung kepada orang tua, sementara sekolah hanya bisa memfasilitasinya saja, karena hitam putihnya seorang anak tersebut hanya orangtualah yang bisa membentuknya.

"Jika seorang anak sudah menyimpang dari apa yang diharapkan, kita tidak bisa menyalahkan sekolah tempat mereka di didik, lihatlah bagaimana orang tuanya dalam mendidik anaknya di rumah," tambahnya.

Kepala Sekolah TK Telkom Irma Candra Dewi mengatakan, dengan adanya Gernas Baku yang dicanangkan pemerintah itu, sebagai guru berharap ke depannya nanti program ini hendaknya dapat dilaksanakan dengan baik oleh orang tua di rumah, karena ini sangat penting artinya bagi anak-anak dalam perkembangan kecerdasan mereka.

Seringnya orang tua membacakan buku terhadap anak-anak mereka di rumah, niscaya akan mampu meransang aspek kognitif pada perekembangan kecerdasan anak.

TK Telkom selalu fokus pada kegiatan literasi, tanpa mengenyampingkan perkembangan teknologi yang ada, sehingga apa yang kita harapkan untuk anak di masa depan kelak, akan dapat kita wujudkan dengan baik, ujar Dewi berharap.(andy)