PSBN Tuah Sakato Jalin Kerjasama dengan Grand Ina Padang

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

PSBN Tuah Sakato Jalin Kerjasama dengan Grand Ina Padang

Rabu, 24 Juli 2019
Warga binaan sosial (WBS) PSBN Tuah Sakato, Kalumbuk, Padang, menampilkan seni tradisional seperti rabab. Kepala PSBN Tuah Sakato, Dra. Erliza Rupiah Riawati, foto bersama dengan manejer Grand Ina Muaro Hotel.

Padang, fajarsumbar.com Penyandang disabilitas berupa tuna netra yang tergabung dalam Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Tuah Sakato, Kalumbuk, Kota Padang, makin memperkuat kerjasamanya dengan pihak swasta dan BUMN. 

Adalah Grand Ina Padang Hotel, menampilkan warga binaan sosial (WBS) panti dalam berbagai iven, baik nasional maupun internasional. Di hotel  itu, penyandang disabilitas menampilkan kesenian rabab, saluang, orgen tunggal dan massage, shiatsu serta jari puntur dan lulur.

"Alhamdulillah, kerjasama ini sudah sejak 2015 lalu. Namun masih berupa magang saja. Kini, anak-anak diajak guna menampilkan kebolehannya. Mudah-mudahan, kerjasama ini terus berkembang," ujar Kepala PSBN Tuah Sakato, Kalumbuk, Dra. Erliza Rupiah Riawati didampingi Andy, Az Food and Beverage Manager dan Osman  hidayat,  Human Capital 
Manager Grand Ina Padang kepada Singgalang di Padang, kemarin.

Menurut Erliza, program kerjasama tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan di dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, juga meningkatkan keikutsertaan keluarga dan masyarakat dalam usaha. Dimana, lanjutnya, berujung pada taraf kesejahteraan penyandang cacat netra, terutama sekali dalam keterampilan yang dimiliki warga binaan.

Sementara Andy Az dan Osman mengemukakan, kerjasama itu bagian dari program CSR hotel. Di samping itu, juga sesuai dengan misi BUMN, dimana mendayagunakan para penyandang disabilitas. Karena itu, sangat cocok sekali manajemen memilih kelayan PSBN Tuah Sakato, untuk mengisi iven-iven yang ada bagi tamu hotel.

Bila perlu, momen internasional pun dimanfaatkan oleh penyandang netra. Sehingga, penampilan seni tradisional itu mampu memberikan nuansa baru, dan suguhan spesial bagi tetamu yang datang.

"Insya Allah, ke depan kerjasama ini kita tingkatkan lagi. Bila perlu, anak-anak panti diperkenalkan dengan keterampilan jari puntur, shiatsu dan lulur," sebut Andy yang diamini Osman.

Sekadar diketahui, PSBN Tuah Sakato, Kalumbuk, menyelenggarakan proses rehabilitasi sosial. Antara lain bimbingan fisik dan mental, sosial, bimbingan keterampilan usaha/kerja, serta bimbingan kewirausahaan. (yas)