Akan Dilantik Jadi Bupati Pasbar, Yulianto Minta Dukungan Masyarakat

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Akan Dilantik Jadi Bupati Pasbar, Yulianto Minta Dukungan Masyarakat

Minggu, 18 Agustus 2019
Wakil Bupati Pasbar Yulianto bertindak sebagai inspektur upacara di Hari Kemerdekaan RI ke 74 di halaman kantor bupati setempat Sabtu (17/8).

Pasbar, fajarsumbar.com - Wakil Bupati Pasbar Yulianto meminta dukungan masyarakat Pasaman Barat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Saiyo (Syahiran-Yulianto). Pasalnya, Bupati Pasbar Syahiran meninggal dunia pada awal Agustus. Padahal, kepemimpinan Saiyo masih ada lebih dari satu tahun lagi. 

Sebelumnya, Paripurna Sidang di DPRD tentang pemberhentian Bupati Syahiran sebagai bupati karena meninggal dunia, dan pengusulan Wakil Bupati Pasbar Yulianto sebagai bupati yang digelar di gedung DPRD Padang Tujuh menunggu SK dari Kementerian Dalam Negeri. 

Menurut Wakil Bupati Pasbar Yulianto, ketika temu ramah dengan veteran dan segenap tokoh masyarakat  Sabtu,(17/8)  di kediaman bupati Pasbar. Yulianto berulang kali menyampaikan bahwa segenap tokoh masyarakat Pasbar berduka cita atas kepergian Bupati Syahiran. Dia akan terus mendampingi keluarga almarhum Bupati Syahiran dan memohon kepada masyarakat agar tidak menyampaikan berita yang negatif terkait dengan pemerintah saat ini. 

"Kemerdekaan ini milik masyarakat Indonesia dan wajib kita lanjutkan. Begitu juga dengan perjuangan kami, saya bersama dengan Bapak Syahiran diberikan kepercayaan untuk memimpin negeri ini. Namun, takdir berkata lain beliau menghadap sang pencipta. Saya memohon dukungan masyarakat Pasbar untuk mendoakan saya agar bisa melanjutkan perjuangan membangun Pasbar,"kata Yulianto.

Ia menambahkan, selama berjuang bersama Bapak Syahiran sudah banyak yang dilakukan membangun Pasbar. Dengan pengalaman selama perjuangan membangun Pasbar itulah yang akan diterapkan nanti. 

"Harapan saya, semangat dari pejabat, ASN, dan staf Pemerintah Daerah tidak kendor. Visi dan misi Saiyo akan terus dilanjutkan, sesuai dengan apa yang sering disampaikan oleh almarhum Bupati Syahiran sebelumnya,"harap Yulianto.

Sesuai dengan UU No.10 Tahun 2016 Pasal 176 Ayat (4) tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, Berbunyi pengisian Kekosongan Jabatan Wakil Gubernur, Wakil Bupati dan Wakil Walikota dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18(delapan belas) bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut. 

"Saat ini Pemda Pasbar masih menunggu aturan dari kementerian dalam negeri. Sambil menunggu, saya harap jangan ada lagi bisikan negatif. Karena, persatuan dan kesatuan bagi Pasbar sangat penting, apalagi di hari kemerdekaan ini,"kata Yulianto.(wati)