Anggota DPR RI, Darizal Basir Nilai Pembangunan RSUD M. Zein Painan Harus Berlanjut

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Anggota DPR RI, Darizal Basir Nilai Pembangunan RSUD M. Zein Painan Harus Berlanjut

Selasa, 13 Agustus 2019
Anggota DPR RI, Dasrizal Basir

Pessel, FajarSumbar.com - Anggota DPR-RI Darizal Basir menilai proyek pembangunan gedung baru RSUD M. Zein Painan di Bukit Kabun Taranak harus tetap berlanjut.

Sebab, rumah sakit merupakan infrastruktur dasar kesehatan yang tidak bisa diabaikan. Kedua belah pihak, Hendrajoni dan Nasrul Abit harus duduk bersama mencari solusi.

"Mestinya harus saling menghargai. Itu dinamika yang harus dibangun," ungkapnya pada wartawan melalui telponnya di Jakarta, Selasa (13/8).

Pembangunan harus berkelanjutan. Jangan alergi melanjutkan apa yang telah ada. Karena sebagai pengganti, bupati yang baru harus melanjutkan yang belum siap.

Bupati Hendrajoni, menurutnya tidak harus terlalu ngotot untuk menghentikan proyek pembangunan rumah sakit itu.

Seharusnya bupati lebih fokus pada upaya penggalian potensi perekonomian daerah. Di tengah defisit anggaran yang kian melebar, kepala daerah harus melakukan terobosan.

Sebab, masih banyak bengkalai pekerjaan yang harus diselesaikan. Sektor pariwisata seperti Mandeh, Bukit Langkisau dan Carocok Painan masih belum selesai.

Pembangunan Pelabuhan Panasahan juga tidak kunjung tuntas. Padahal, pariwisata dan kemaritiman bisa dijadikan sebagai kekuatan baru ekonomi daerah.

"Bupati harus mau menerima masukan. Jika tidak, yang rugi masyarakat," jelas mantan Bupati Pessel dua periode itu.

Selain kemaritiman dan pariwisata, sektor pertanian pun masih terbengkalai. Sementara, ia penyumbang tertinggi dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) tiap tahun.

Namun yang lebih penting adalah Islamic Center yang juga belum selesai. Padahal ia sejalan dengan visi pemerintah 2016-2021 yang ingin menjadikan Pessel agamais.  

Untuk Amdal RSUD, ia juga meminta Nasrul Abit untuk menyelesaikannya. "Jika memang keharusan. Dia kan sekarang wakil gubernur. Harusnya bisa," tegas politisi Partai Demokrat itu.

Secara terpisah, tokoh masyarakat Pessel, Is Anwar Dt. Rajo Perak juga meminta Nasrul Abit dan Hendrajoni duduk bersama. Tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan.

Mari seiya sekata membangun daerah. Harus saling menghargai dan menghormati. "Saya rasa keduanya tidak ada yang berniat untuk merusak kampung," tutupnya. (tsf)