Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut Tenaga Pendidik PAUD

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut Tenaga Pendidik PAUD

Minggu, 11 Agustus 2019
Bupati Irdinansyah Tarmizi Buka Diklat Tenaga Pendidik PAUD
Tanah Datar,fajarsumbar.com - Sebanyak 90 tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 12 kecamatan selesai mengikuti pelatihan kompetensi diklat berjenjang tingkat lanjut yang digelar selama 6 hari dari tanggal 5 s/d 10 Agustus 2019 di di Islamic Center Pagaruyung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riswandi dalam laporannya menyebutkan pelaksanaan diklat merupakan lanjutan dari diklat dasar dan akan diteruskan pada tingkat mahir.
Riswandi berharap dengan peserta diklat dapat memenuhi standar tenaga pendidik PAUD sesuai tuntutan Permendikbud 137/2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Dijelaskannya kegiatan dibagi 2 jenis, selama kegiatan 64 jam pelajaran peserta dibekali kemampuan untuk paham indikator perkembangan anak menurut Permendikbud 137 dan 146 tahun 2014 yakni mengenai kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, mampu membuat dokumen pembelajaran, mampu menuangkan dokumen pembelajaran ke dalam KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dan mampu melakukan penilaian.
Kegiatan selanjutnya jelas Riswandi berupa tugas mandiri dengan pendampingan narasumber selama 3 bulan atau 210 jam pelajaran untuk membuat KTSP, melakukan Kunjungan Belajar Lokal (KBL) ke PAUD Al Faizin Sawah Tangah Kecamatan Pariangan dan kegiatan gugus yang dibimbing.
“Alhamdulillah semua peserta dalam kondisi sehat dan mengikuti diklat dengan semangat yang tinggi di bawah bimbingan narasumber dari dalam kabupaten yang sudah besertifikat ,” ucapnya yang didampingi Kabid Pembinaan Ketenagaan Ali Asmar dan Kasi PTK PAUD Nelwarda saat penutupan Sabtu, (10/08/2019)
Bupati Irdinansyah Tarmizi dalam sambutan penutupan diklat menyampaikan apresiasi kepada tenaga pendidik PAUD. “Sebagian peran orang tua sudah diambil pendidik PAUD menyiapkan anak-anak masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya. Ini pekerjaan berat sekaligus mulia” jelasnya.
Pemerintah daerah pun sangat serius membangun Sumber Daya Manusia mengingat begitu pentingnya kualitas SDM untuk masa depan.
“Menghasilkan generasi yang berkualitas, sudah dimulai saat akad nikah antara suami dan isteri, bagaimana mempersiapkan hadirnya keturunan yang berkualitas. Ini membutuhkan proses panjang,” jelasnya lagi.
Menurutnya peran pendidik PAUD sangat vital, usia emas anak atau golden age menjadi fundamen bagi anak bisa berkembang secara baik dari segi fisik dan mental, bagaimana anak-anak bisa tumbuh dan bersosialisasi dengan lingkungan secara baik.
“Berhubung kita punya tekad menjadikan Tanah Datar menjadi kabupaten madani, menjadi tugas juga untuk tenaga pendidik PAUD mulai mengenalkan anak-anak kita cinta terhadap Alquran, mulailah program tahfiz quran di tingkat PAUD,” pesannya.
Untuk kesejahteraan tenaga PAUD, bupati berharap dukungan dari dana nagari sebagai salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat tidak hanya mementingkan pembangunan fisik semata.
“Mengingat keterbatasan anggaran, pemerintah daerah berharap tahun depan sudah bisa diakomodir melalui dana nagari untuk honor tenaga pendidik PAUD dan ini diperkuat dengan dibuat aturan yang mengaturnya,” sampai bupati.
Pada diklat berjenjang ini terpilih 3 peserta terbaik
 yaitu Retno Musrida dari Kecamatan Lintau Buo Utara, Fatmi Yulia Ivita dari Kecamatan Tanjung Emas dan Rosmelli Compromi dari Kecamatan Batipuh Selatan.(adek)