Pemkab Pessel Belum Tau Soal Ribuan Ubur-ubur Mati di KWBT Mandeh

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan


Pemkab Pessel Belum Tau Soal Ribuan Ubur-ubur Mati di KWBT Mandeh

Jumat, 09 Agustus 2019
Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Andi Syafinal.

Pessel, FajarSumbar.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyatakan tidak mengetahui adanya ubur-ubur yang terdampar di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh.

"Belum tau saya soal ubur-ubur mati itu. Saya lagi rapat di Padang soal anggaran," ungkap Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Andi Syafinal pada wartawan melalui telpon di Padang, Jumat (9/8).

Sejak dua minggu terakhir, warga Mandeh dan Sungai Pinang Kecamatan Koti XI Tarusan mengeluhkan ribuan ubur-ubur mati yang terdampar di perairan itu.

Akibatnya, bukan saja bau menyengat yang dirasakan warga setempat. Akan tetapi juga telah berdampak buruk pada hasil tangkap nelayanan.

Ketika ditanyai soal penyebab matinya ubur-ubur itu, dia juga mengaku tidak mengetahui. Kendati demikian, ia bakal meminta anggotanya untuk meninjau ke lokasi kejadian.

"Secara prinsip yaaa, saya telpon dulu anggota kelapangan," tuturnya.

Secara terpisah, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sungai Pinang, M. Zein Dt. Rj. Bangkeh mengamini dampak negatif ribuan bangkai ubur-ubur itu.

Namun hingga kini, menurutnya, pemerintah daerah belum menyikapi persoalan tersebut. Padahal, KWBT Mandeh merupakan salah satu destinasi wisata kebanggaan daerah.

Untuk itu, dirinya meminta pemerintah daerah agar segera menyikapinya. "Bisa jadi juga ini adalah musim ubur-ubur," tutupnya. (tsf)