Tiga Warga Korban DBD di Pasaman, Dinkes Lakukan Fogging

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan


Tiga Warga Korban DBD di Pasaman, Dinkes Lakukan Fogging

Jumat, 09 Agustus 2019

Pasaman, fajarsumbar.com - Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, melakukan fogging (pengasapan) di Kampung Sorik Jorong Sentosa Nagari Panti Kecamatan Panti. Fogging tersebut dilakukan di karenakan ada tiga warga di daerah tersebut jadi korban penyakit demam berdarah (DBD),Jumat  {9/8/2019}.

Informasi diperoleh fajaraumbar.com beberapa waktu lalu, tiga orang warga Soriak terkena DBD dan sempat menjalani perawatan di RSUD Lubuksikaping. 

Untuk mencegah adanya kasus DBD lainnya, maka tim dari Dinkes bersaman Puskesmas Panti, melakukan fogging sebagai langkah pencegahan berkembangnya nyamuk tersebut.

Fogging dilakukan di seputaran rumah warga di Kampung Sorik, dan beberapa lokasi lainnya yang berdekatan dengan pemukiman warga tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, dr Arnida melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ihsan Siregar pada Fajarsumbar.com melalui phonsel nya, Jum'at sore membenarkan bahwa, pihaknya telah melakukan fogging di daerah Kampung Sorik Jorong Sentosa dengan tujuan fokus memberantas nyamuk DBD di pemukiman penduduk tersebut.

“Sejak beberapa hari terakhir memang ada tiga orang warga di daerah itu yang terkena DBD dan menjalani perawatan di RSUD Lubuksikaping," ungkap Ihsan.

Disebutkan, setiap ada kasus DBD, tim langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) untuk mencari tempat atau sumber perkembang biakan nyamuk aedes degypti penyebab DBD di sekitar lingkungan tempat tinggal penderita, setelah ditemukan tim bertugas melakukan pengasapan (fogging).

Kata Ihsan, mencegah munculnya BDB bagi masyarakat diharapkan rutin melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan gotong-royong membersihkan lingkungan tempat tinggal. “Misalnya, mengubur wadah yang bisa menampung air bersih jadi berkembang biak nyamuk itu, termasuk menguras bak mandi,” pesan Ihsan.

Dia juga menyampaikan bahwa, Fogging sifatnya hanya sementara bukan pencegahan jangka panjang. "Kalau mau terhindar harus melalui pengendalian lingkungan," katanya.

Ia meminta warga di Pasaman khususnya di daerah yang terkena kasus DBD untuk giatkan lagi upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus secara rutin yang lebih efektif dari pada fogging.

"PSN melalui 3M Plus serta pemberian butiran Larvasida pada kontainer atau bak penampungan air, pot bunga dan sejenisnya ialah cara ampuh mengatasi DBD," pungkas Ihsan. (Afrinaldi)