Udara Pekanbaru Tidak Lagi Sehat

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Udara Pekanbaru Tidak Lagi Sehat

Selasa, 06 Agustus 2019
Asap di Pekanbaru kian parah. (dct)

Pekanbaru, fajarsumbar.com - Indeks pencemaran udara di Riau imbas asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian memburuk. Kondisi udara di sejumlah wilayah kini berstatus tidak sehat.

Kabut asap di Riau sudah berjalan lebih dari 10 hari. Asap merupakan imbas dari karhutla yang masih terjadi di Bumi Lancang Kuning Riau.

Dilansir detikcom, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat sejumlah kabupaten udaranya tercemar asap. Disebutkan, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru tidak sehat sejak Minggu (4/8) kemarin.

"Untuk ISPU di kota Pekanbaru sejak kemarin pada level tidak sehat," kata Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, Senin (5/8).

Wilayah lainnya yang level ISPU tidak sehat juga terjadi di Kota Duri, Bengkalis, Bangko Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

"Posisi ISPU udara level sedang ada di kota Dumai, Minas Kabupaten Siak, Kampar," kata Edwar.

Satgas Karhutla saat ini masih terus melakukan pemadaman lahan yang terbakar. Titik api saat ini ada di Kabupaten Siak, Indragiri Hilir, Pelalawan, Bengkalis, Dumai, dan Rokan Hilir.

"Sejumlah lokasi kebakaran sudah dilakukan pendinginan. Kita juga tetap melibatkan Satgas Udara untuk melakukan water bombing," tutup Edwar. (*)