Upacara Penurunan Bendera di Dharmasraya Banyak Dapat Perhatian Warga, Ini Alasannya

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Upacara Penurunan Bendera di Dharmasraya Banyak Dapat Perhatian Warga, Ini Alasannya

Minggu, 18 Agustus 2019
Upacara penurunan bendera di Dharmasraya, Sabtu (17/8/2019).

Dharmasraya fajarsumbar.com - Upacara penurunan bendera Sang Merah Putih di Kecamatan Sungai Rumbai dipusatkan di Gelanggang Olahraga Mini, Nagari Sungai Rumbai. Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan berkenan hadir dalam upacara tersebut. 

Selain itu, juga didampingi  sejumlah kepala OPD seperti Kepala Bappeda Andi Sumanto, Kepala Dinas Pendidikan Marius, Kepala DPM Abdi Amri, Kepala DinsosPPAPPKB Bobby Perdana Riza.

Selain itu juga hadir Ketua Aswana Dharma, H. Rasul Hamidi Dt. Saridano, Anggota DPRD Veriko Efendi dan Syafnirwan, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra M. Yusuf, Kabag Humas Budi Waluyo, Sekretaris DPMPTSP Naldi, dan Kepala Dinas PUPR Junaedi Yunus. Upacara penurunan bendera berlangsung sedernaha dan kidmat.

Petugas penurunan bendera dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan tenang menurunkan bendera Sang Merah Putih yang bekibar di tengah lapangan. Pasukan penurunan bendera ini tampil bersemangat, gagah dan juga elegan. Mendapatkan komentar hebat dan acungan jempol dari undangan. Mereka kemudian menyerahkan bendera kepada inspektur upacara yang kemudian menyimpan di dalam tempat khusus.

Peserta upacara terdiri atas satu peleton Korpri, satu peleton petugas kesehatan, dua peleton pelajar, satu peleton pesilat, dan peleton organisasi kemasyarakatan serta sejumlah peleton menggunakan kostum adat daerah. Jika ditotal peserta upacara tak kurang 500 orang. 

Sementara di deretan kursi undangan ada yang berseragam korpri, ada yang menggunakan seragam bundo kanduang, ada juga yang menggunakan pakaian daerah. Jumlah undangan jika ditotal tak kurang juga 500 orang.

Upacara penurunan bendera di Kecamatan Sungai Rumbai disaksikan lebih dari seribu orang yang dengan tertib menyaksikan tahap demi tahap prosesi penurunan bendera. Usai pembacaan doa, upacarapun berakhir. Bupati Sutan Riska yang hanya memakai pakaian sipil lengkap (PSL) berkenan meninggalkan lapangan.

Berbagai komentar dilontarkan oleh para undangan. Upacara penurunan bendera kali ini merupakan yang paling banyak mendapat perhatian warga. "Ini luar biasa ramai dibanding sebelumnya," kata Naldi, mantan Sekcam Sungai Rumbai yang kini menjabat Sekretaris DPMPTSP itu. Kuat dugaan, keramaian itu dipicu oleh kehadiran Bupati Sutan Riska yang notabene merupakan tokoh Sungai Rumbai.(syaiful hanif)