19 Ribu KK Terima Bantuan BPNT di Padang Pariaman

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

19 Ribu KK Terima Bantuan BPNT di Padang Pariaman

Rabu, 18 September 2019
.

Patamuan, FajarSumbar.com Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Padang Pariaman Hendra Aswara menghimbau kepada seluruh penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk bertransaksi di e-Warung yang telah ditentukan. 

Adapun jumlah penerima BPNT sebanyak 19 ribu KK. Setiap penerima BPNT diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan diberi saldo Rp110 ribu per bulannya. Masyarakat bisa menukarkan dana tersebut dengan beras dan telur di e-Warung yang telah ditentukan. 

"Kita coba cek di e-Warung Sunayang ditemukan ada 4 KK yang belum datang. Kami himbau segera habiskan bantuan 110 ribu tersebut dan sebaiknya jangan disisakan," ujar Hendra saat monitoring BPNT di Koto Mambang, Kecamatan Patamuan, Senin (16/9).

Ketika monitoring itu, kata Hendra, ditemukan adanya laporan bahwa ada uang yang belum masuk rekening penerima bantuan alias saldo kosong. Untuk itu, ia meminta para pendamping mencatat dan segera melapor ke BRI.

"Tadi kami sudah koordinasi dengan BRI, jika ada bantuan yang belum masuk rekening maka bulan depan didoublekan. Jadi jangan khawatir, kita respon dengan cepat," ujar alumni STPDN itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Kemiskinan Dinas Sosial Provinsi Sumbar Henny Yunida apresiasi capaian realisasi penyaluran BPNT di Padang Pariaman. Ia juga meminta daerah agar selalu meningkatkan koordinasi dengan pendamping bantuan, BRI, Dinsos Kabupaten, Bulog, Satgas untuk kelancaran bantuan dimaksud.

"Laporkan ke Dinas Sosial Provinsi jika menemui kendala dan selalu berkoordinasi antar pemangku kepentingan di kabupaten," kata Henny.

Kabid PFM DinsosP3A Padang Pariaman Emri Nurman melaporkan, telah menyiapkan 92 e-Warong yang tersebar di 17 Kecamatan. 

Emri mengatakan, tujuan Monev BPNT memastikan bahwa program BPNT yang sudah berjalan ini sesuai dengan harapan, tepat waktu, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah dan tepat administrasi untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

"Alhamdulillah, menurut pengamatan kami, pelaksanaan BPNT sudah berjalan lancar. Masyarakat penerima bantuan sudah bertransaksi di e-Warong yang telah ditentukan," ujar Emri Nurman.

Bantuan Pangan Non Tunai merupakan Program Pemerintah Pusat yang diberikan secara langsung kepada masyarakat miskin Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik (kartu KKS) yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan (beras dan telur) di pedagang bahan pangan E-Warung yang telah bekerja sama dengan bank penyalur yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah. (r/saco)