372 Kasus Pelanggaran Lalin Selama Operasi Patuh Singgalang di Solsel

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

372 Kasus Pelanggaran Lalin Selama Operasi Patuh Singgalang di Solsel

Jumat, 13 September 2019
Kasat Lantas Polres Solsel Iptu Mardianto dibantu anggota lainya langsung turun kelokasi operasi.

Padang Aro, fajarsumbar.com - Tuntas sudah pelaksanaan operasi patuh Singgalang 2019. Sebanyak 372 kasus pelanggaran lalulintas, terjaring di Solok Selatan selama operasi patuh 2019. Pelanggaran didominasi pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm.

Dalam rilis yang disampaikan Kadatlantas Iptu Mardianto, Jumat (13/9). Disebutkam, selama ops patuh dari tanggal 29 Oktober 2019 sampai 11 September 2019, terjaring sebanyak 241 kasus yg menjadi proritas atau atensi dg rincian, Helm 93 kasus, sabuk keselamatan 75 kasus, pengendara anak dibawah umur 11 kasus dan masalah surat-surat kendaraan sebanyak 58 kasus. Ditambah dengan kasus lainnya, sebanyak 151 kasus.

Lebih jauh Kasad menyebutkan, sesuai dengan ketentuan, operasi patuh ini setiap hari diberbagai lokasi.

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto kiga menegaskan bahwa selama ops patuh 2019, angka laka lantas Nihil. "Selama rentang pelaksanaan operasi patuh, tidak ada kasus lakalantas yang dilaporkan," sebut Imam.

Menyangkut lakalantas terjadi di wilayah hukum Polres Solok Selatan, ditegaskan akan ditindaklanjuti sesuai hukum berlaku. Beberapa kasus, bahkan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Padang Aro.

"Kita tidak akan main-main dengan kasus laka lantas, dan akan diselesaikan dengan cara Hukum yang berlaku," katanya.(Hendrivon)